Pembukaan Audit Kinerja Kantor SAR Surabaya oleh Tim BPK RI
Surabaya, BASARNAS – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mulai melakukan audit kinerja di Kantor SAR Kelas A Surabaya, pada Rabu (26/8/2026). Audit kinerja ini menjadi bagian dari evakuasi kinerja BASARNAS untuk Tahun Anggaran 2025 hingga semester I tahun 2026.
Pembukaan audit kinerja ini dihadiri oleh Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., para Pejabat Struktural, para Pejabat Fungsional, Nahkoda KN SAR, serta sejumlah pegawai lainnya yang menjadi sampling.
Sementara itu, tim penilai BPK RI terdiri dari empat orang, satai orang Ketua Tim, satu orang Kasubtim dan dua orang anggota.
Dalam sambutannya, Nanang mengatakan bahwa Kantor SAR Kelas A Surabaya mendukung pelaksanaan audit kinerja oleh tim BPK RI. Audit ini bisa menjadi kesempatan untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas dan sekaligus guna memperbaiki kualitas layanan jasa SAR.
Nanang meminta kepada segenap jajaran Kantor SAR Kelas A Surabaya untuk memberikan data dan informasi yang diperlukan tim penilai secara lengkap, transaparan dan akuntabel, agar proses audit dapat berjalan dengan optimal.
Sementara itu Ketua Tim BPK RI, I Made Ferry menyampaikan bahwa audit ini merupakan pemeriksaan pendahuluan dan bukan audit keuangan rutin. Pemeriksaan diarahkan untuk menilai efektivitas penyelenggaraan operasi SAR.
Menurutnya, pemeriksaan difokuskan pada aspek yang memiliki manfaat praktis bagi Kantor SAR Kelas A Surabaya, seperti proses operasi SAR, koordinasi dengan pihak-pihak terkait, serta aspek-aspek lain yang membutuhkan perbaikan.
Salah satu operasi SAR yang menjadi bahan pembahasan, yaitu operasi SAR terbakarnya KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep. Operasi SAR ini dinilai menjadi salah satu pengalaman penting yang dapat digunakan untuk menggali pola koordinasi, sekaligus aspek yang masih memerlukan penguatan lintas instansi.
Proses audit kinerja di Kantor SAR Kelas A Surabaya ini berlangsung hingga tanggal 30 Agustus 2026. Selama proses tersebut, audit kinerja akan mencakup pengumpulan data dan informasi, diskusi, serta pendalaman terhadap pelaksanaan operasi SAR. (Hms)