<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
    <channel>
        <atom:link href="https://surabaya.basarnas.go.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title><![CDATA[RSS Feed]]></title>
        <link><![CDATA[https://surabaya.basarnas.go.id/feed]]></link>
        <description><![CDATA[Basarnas RSS Feed.]]></description>
        <language>id-ID</language>
        <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 06:37:02 +0700</pubDate>

                    <item>
                <title><![CDATA[KN SAR 249 Permadi Dikerahkan Cari KMN Fatma Jaya 1 yang Hilang Kontak di Perairan Bawean]]></title>
                <link>https://surabaya.basarnas.go.id/berita/kn-sar-249-permadi-dikerahkan-cari-kmn-fatma-jaya-1-yang-hilang-kontak-di-perairan-bawean</link>
                <description><![CDATA[<p><strong>Surabaya, BASARNAS </strong>&ndash; Kantor SAR Kelas A Surabaya mengerahkan Kapal Negara (KN) SAR 249 Permadi untuk membantu pencarian Kapal Motor Nelayan (KMN) Fatma Jaya 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan laut sisi barat Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, pada Selasa (28/7/2026).</p>
<p>Pengerahan KN SAR 249 Permadi ini dilakukan setelah Kantor SAR Kelas A Surabaya menerima laporan mengenai kapal nelayan yang membawa lima orang tersebut tidak lagi dapat dihubungi, sejak Sabtu (25/7).</p>
<p>Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit P.H. selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR ini mengatakan, operasi SAR KMN Fatma Jaya 1 ini melibatkan satu tim KN SAR 249 Permadi dan satu tim rescue.</p>
<p>"Begitu menerima laporan kejadian, kami langsung melakukan koordinasi dengan instansi terkait sekaligus mengerahkan KN SAR 249 Permadi beserta tim rescue untuk melaksanakan operasi SAR," ujarnya.</p>
<p>KN SAR 249 Permadi bertolak dari Dermaga Navigasi - Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sekitar pukul 14.00 WIB menuju ke Dermaga Pulau Bawean. Kapal tersebut menempuh pelayaran sejauh kurang lebih 90,35 mil laut.</p>
<p>Berdasarkan laporan yang diterima, KMN Fatma Jaya 1 berangkat dari Brondong, Lamongan, menuju perairan Pulau Bawean untuk memancing, pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Kapal itu diawaki lima orang, yakni Slamet Suudin (50) selaku nahkoda, Damar (38), Lutfi A (37), Denis P (28), dan A. Taufiq (45). Seluruhnya merupakan nelayan asal Brondong, Lamongan.</p>
<p>Sehari setelah berangkat, tepatnya Sabtu (25/7) sekitar pukul 16.00 WIB, nahkoda KMN Fatma Jaya 1 sempat menghubungi Hodiin di Bawean untuk meminta pertolongan. Namun, setelah komunikasi tersebut, kapal tidak lagi dapat dihubungi hingga akhirnya dilaporkan ke Kantor SAR Kelas A Surabaya melalui Unit Siaga SAR Lamongan, pada Selasa siang.</p>
<p>Menindaklanjuti laporan itu, Kantor SAR Kelas A Surabaya segera melakukan asesmen sekaligus berkoordinasi dengan sejumlah instansi guna mempercepat pelaksanaan operasi SAR.</p>
<p>Selain tim BASARNAS, operasi SAR ini juga melibatkan berbagai unsur SAR lainnya, di antaranya Ditpolairud Polda Jawa Timur, Satpolairud Polres Lamongan, Dinas Perikanan Lamongan, PPN Brondong, serta Rukun Nelayan (RN) Brondong.</p>
<p>Hingga Selasa petang, KN SAR 249 Permadi masih dalam pelayaran menuju perairan Pulau Bawean. (Hms)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Surabaya <admin.surabaya@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://surabaya.basarnas.go.id/13375</guid>
                <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 05:51:34 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Tim SAR Gabungan Evakuasi Supir Truk Korban Laka-Lantas di Pasuruan]]></title>
                <link>https://surabaya.basarnas.go.id/berita/tim-sar-gabungan-evakuasi-supir-truk-korban-lakalantas-di-pasuruan</link>
                <description><![CDATA[<p><strong>Pasuruan, BASARNAS</strong> - Tim Rescue Kantor SAR Kelas A Surabaya dan unsur SAR gabungan berjibaku selama sekitar sekitar tiga jam untuk mengevakuasi Agus (40), sopir truk trailer yang terjepit di ruang kemudi setelah truk yang dikemudikannya mengalami rem blong dan menabrak teras rumah di Jalan Raya Gempol&ndash;Malang, Kabupaten Pasuruan, pada Senin (27/7).</p>
<p>Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., segera mengerahkan dua tim rescue, yakni Tim Bravo dan Tim Charlie, lengkap dengan satu rescue car dan satu rescue truck yang membawa peralatan ekstrikasi serta perlengkapan SAR lainnya.</p>
<p>Saat tiba di lokasi, tim rescue Kantor SAR Surabaya &nbsp;mendapati korban terjepit di ruang kemudi yang mengalami kerusakan parah. Kondisi kabin yang masih terhimpit &nbsp;bangunan rumah membuat proses penyelamatan tidak bisa langsung dilakukan.</p>
<p>&ldquo;Di tengah proses pembuatan akses evakuasi, korban masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Jari tangannya masih bergerak. Kami kemudian meminta tim medis melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisinya,&rdquo; ujar Nanang.</p>
<p>Tim medis dari RS Bhayangkara Pusdik Brimob bersama Puskesmas Gempol kemudian melakukan pemeriksaan terhadap korban. Hasilnya, korban masih hidup meski dalam kondisi sangat lemah.</p>
<p>Setelah mendapat tindakan stabilisasi dan bantuan oksigen, tim rescue Kantor SAR Surabaya melanjutkan proses ekstrikasi dengan memotong sejumlah bagian ruang kemudi agar korban dapat dikeluarkan tanpa memperparah cedera.</p>
<p>Proses evakuasi berlangsung penuh kehati-hatian. Selain kondisi korban yang kritis, posisi tubuh korban yang terjepit menjadi tantangan tersendiri bagi tim. Hambatan lain muncul karena bagian depan truk masih tersangkut pada bangunan rumah. Setelah kendaraan berhasil ditarik menggunakan dump truck, ruang gerak tim menjadi lebih leluasa sehingga proses ekstrikasi dapat diselesaikan.</p>
<p>Sekitar tiga jam kemudian, korban berhasil dikeluarkan dari ruang kemudi dalam kondisi selamat dan segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Namun, setelah menjalani pemeriksaan lanjutan oleh petugas medis, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya.</p>
<p>Operasi penyelamatan tersebut melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Kelas A Surabaya, Polres Pasuruan, RS Bhayangkara Pusdik Brimob, Puskesmas Gempol, PSC Kabupaten Pasuruan, serta warga sekitar yang turut membantu kelancaran proses evakuasi. (Hms)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Surabaya <admin.surabaya@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://surabaya.basarnas.go.id/13374</guid>
                <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 05:51:25 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Kantor SAR Surabaya Gelar Simulasi Pencarian Di Bangunan Runtuh]]></title>
                <link>https://surabaya.basarnas.go.id/berita/kantor-sar-surabaya-gelar-simulasi-pencarian-di-bangunan-runtuh</link>
                <description><![CDATA[<p><strong>Surabaya, BASARNAS</strong> &mdash; Kantor SAR Kelas A Surabaya mengerahkan tim Urban Search and Rescue (Urban SAR) NAP-114 untuk merespons gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 yang mengguncang wilayah Ujung Galuh, pada Kamis (23/07). Gempa yang berpusat di laut pada kedalaman 5 kilometer itu berada pada koordinat 7&deg;19&rsquo; LS dan 112,70&deg; BT.</p>
<p>Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku SAR Mission Coordinator (SMC), segera mengerahkan tim Urban SAR NAP-114 setelah menerima informasi mengenai kejadian gempa bumi dan mendalami dampak yang ditimbulkan di wilayah Ujung Galuh.</p>
<p>Berdasarkan hasil asesmen awal yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ujung Galuh, terdapat lima sektor yang terdampak bencana. Tim Urban SAR NAP-114 mendapat penugasan untuk memusatkan operasi pencarian dan pertolongan di Sektor B, meliputi wilayah Kecamatan Dukuh Paksi yang dilaporkan menjadi kawasan dengan dampak kerusakan paling parah.</p>
<p>Setelah melakukah tahapan Assessement Search and Rescue (ASR) 2, tim rescue mendapati bahwa pada sektor B1 dan B2 diklasifikasikan menjadi triage category B dimana terdapat masing masing satu korban dalam kondisi hidup dengan estimasi waktu evakuasi lebih dari dua belas jam.</p>
<p>Sedangkan pada sektor B3, terdapat tanda bahwa adanya satu korban hidup dengan estimasi waktu evakuasi kurang dari dua belas jam. Di satu sektor lainnya, ditemukan satu korban dalam keadaan meninggal dunia dan sektor lainnya tidak ditemukan adanya tanda - tanda korban.</p>
<p>Proses evakuasi berlangsung dramatis. Tim USAR perlu membuka akses untuk dapat menjangkau korban dan memberikan bantuan medis sebelum akhirnya dievakuasi untuk menuju ke rumah sakit.&nbsp;</p>
<p>Diatas merupakan skenario simulasi yang dilakukan oleh Kantor SAR Surabaya sejak Kamis (23/07) hingga Jumat (24/07) pagi. Simulasi Urban SAR ini digelar dalam rangkaian kegiatan diseminasi National Accreditation Process (NAP) yang dimulai sejak Senin (20/07) lalu.&nbsp;</p>
<p>Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menjelaskan bahwa diseminasi ini merupakan langkah untuk meningkatkan kemampuan atau keterampilan tiap personil agar setiap usaha penyelamatan yang dilakukan bisa mencapai hasil yang maksimal dengan tetap menjaga keselamatan personil.</p>
<p>Diseminasi NAP ini sendiri merupakan langkah strategis Basarnas dalam membangun standar kapabilitas tim dalam operasi penyelamatan di bagunan runtuh atau yang sering disebut USAR sesuai dengan metodologi INSARAG (International Search dan Rescue Advisory Group).</p>
<p>Diharapkan dengan adanya diseminasi ini, seluruh komponen operasi SAR di Kantor SAR Kelas A Surabaya memiliki pemahaman menyeluruh terhadap prinsip-prinsip, struktur, dan prosedur operasional USAR dalam kerangka NAP, termasuk penguatan dokumen kebijakan internal, kesiapsiagaan tim, pengelolaan peralatan, dukungan logistik, serta interoperabilitas lintas sektor. (hms)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Surabaya <admin.surabaya@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://surabaya.basarnas.go.id/13373</guid>
                <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 05:51:20 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Tingkatkan Kapasitas Tim USAR, Kantor SAR Surabaya Mendapatkan Diseminasi NAP]]></title>
                <link>https://surabaya.basarnas.go.id/berita/tingkatkan-kapasitas-tim-usar-kantor-sar-surabaya-mendapatkan-diseminasi-nap</link>
                <description><![CDATA[<p><span style="white-space: pre-wrap;"><strong>Surabaya, BASARNAS</strong> - Meningkatan kapasitas tim Urban SAR, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengadakan diseminasi National Accreditation Process (NAP) di Kantor SAR Kelas A Surabaya. Kegiatan ini dibuka pada hari Senin (20/07) dan akan dilaksanakan selama lima hari kedepan.</span><br><br><span style="white-space: pre-wrap;">NAP sendiri merupakan langkah strategis Basarnas dalam membangun standar kapabilitas tim dalam operasi penyelamatan di bagunan runtuh atau yang sering disebut USAR sesuai dengan metodologi INSARAG (International Search dan Rescue Advisory Group). Diharapkan dengan adanya diseminasi ini, seluruh komponen operasi SAR di Kantor SAR Kelas A Surabaya memiliki pemahaman menyeluruh terhadap prinsip-prinsip, struktur, dan prosedur operasional USAR dalam kerangka NAP, termasuk penguatan dokumen kebijakan internal, kesiapsiagaan tim, pengelolaan peralatan, dukungan logistik, serta interoperabilitas lintas sektor.</span><br><br><span style="white-space: pre-wrap;">Pembukaan Diseminasi NAP ini dihadiri oleh Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P. H., beserta jajaran pimpinan Kantor SAR Kelas A Surabaya, Emi Frizer selaku Kepala Subdirektorat Pengerahan Potensi dan Pengendalian Operasi Bencana dan Kondisi Membahayakan Manusia beserta tim dari Direktorat Operasi, serta seluruh personil tim USAR dari Kantor SAR Kelas A Surabaya.</span><br><br><span style="white-space: pre-wrap;">Dalam sambutannya saat pembukaan, Nanang Sigit memberikan motivasi agar peserta yang terlibat dapat mengikuti rangkaian kegiatan ini dengan bersungguh &ndash; sungguh. Ia juga berharap kegiatan ini dapat membangun budaya profesionalisme, disiplin, safety, dan interoperabilitas unsur-unsur yang ada.</span><br><br><span style="white-space: pre-wrap;">&ldquo;Keberhasilan operasi SAR sangat ditentukan oleh kesiapsiagaan jauh sebelum kejadian itu terjadi. Untuk itu kegiatan ini harus kita manfaatkan sebagai sarana untuk menguji kemampuan, mengenali kekurangan, memperkuat koordinasi serta meningkatkan kepercayaan diri seluruh personil&rdquo; imbuhnya.</span><br><br><span style="white-space: pre-wrap;">Dalam sambutan Direktur Operasi Basarnas, Laksma TNI Yudhi Bramantyo, yang dibacakan oleh Emi Frizer saat pembukaan, beliau mengungkapkan bahwa seluruh proses yang dilakukan ini guna memastikan bahwa setiap misi pencarian dan pertolongan yang dilakukan dapat memenuhi standar keselamatan, efektifitas, dan akuntabilitas sesuai penerapan sistem dan manajemen operasi SAR berbasis standar internasional INSARAG ini.</span><br><br><span style="white-space: pre-wrap;">Rangkaian diseminasi ini dimulai dengan pembukaan dan pemberian materi selama tiga hari seputar pengenalan INSARAG dan pengenalan metode USAR sesuai dengan INSARAG itu sendiri. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Simulation Exercise dimana tim USAR Kantor SAR Kelas A Surabaya harus mengaktifkan sistem operasi SAR saat ada permintaan pencarian dan pertolongan pada korban pada reruntuhan. </span><br><br><span style="white-space: pre-wrap;">&ldquo;Simulasi diperkirakan akan berlangsung hingga Jumat dini hari karena pada simulasi ini tim akan berlatih seperti layaknya operasi SAR pada bangunan runtuh yang dilaksanakan selama 24 jam nonstop hingga seluruh korban dapat ditemukan dan dievakuasi&rdquo; jelas Nanang Sigit. (hms)</span></p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Surabaya <admin.surabaya@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://surabaya.basarnas.go.id/13372</guid>
                <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 05:51:26 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Bengawan Solo, Cari Warga Cepu Blora yang Tenggelam di Padangan]]></title>
                <link>https://surabaya.basarnas.go.id/berita/tim-sar-gabungan-sisir-sungai-bengawan-solo-cari-warga-cepu-blora-yang-tenggelam-di-padangan</link>
                <description><![CDATA[<p>Bojonegoro, BASARNAS - Tim SAR Gabungan bergerak cepat melakukan operasi pencarian terhadap seorang wanita yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Desa Dengok, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro pada Jumat sore (17/7/2026).</p>
<p>Korban diketahui bernama Yatni (53), seorang warga Desa Tegal Rejo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.</p>
<p>Setelah mendapatkan laporan, Tim Rescue Unit Siaga SAR Bojonegoro &nbsp;langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan unsur SAR terkait yang telah berada di lokasi.</p>
<p>Setelah melakukan asesmen situasi, tim gabungan langsung menggerakkan alut air untuk melakukan penyisiran taktis di Sungai Bengawan Solo. Upaya pencarian awal difokuskan dengan melakukan manuver dengan menggunakan perahu karet di sekitar lokasi kejadian dengan harapan dapat mengangkat korban yang mungkin berada di dasar sungai untuk naik ke permukaan.</p>
<p>Setidaknya 40 personil tim SAR gabungan melakukan penyisiran sungai yang dilakukan dengan menggunakan empat unit Perahu Karet milik Basarnas, BPBD Bojonegoro, BPBD Blora, Cepu Adventure, dan 2 unit perahu milik masyarakat setempat.&nbsp;</p>
<p>Nanang Sigit P. H., Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) juga mengatakan bahwa tim SAR gabungan juga melakukan pengamatan darat guna memantau sisi sungai untuk menemukan tanda keberadaan korban.&nbsp;</p>
<p>"Upaya pencarian dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIB dan akan dilanjutkan kembali pada besok Sabtu jam 7 pagi" imbuhnya. (hms)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Surabaya <admin.surabaya@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://surabaya.basarnas.go.id/13371</guid>
                <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 06:36:38 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Bengawan Solo Bojonegoro dalam Kondisi Meninggal]]></title>
                <link>https://surabaya.basarnas.go.id/berita/hari-kedua-pencarian-tim-sar-gabungan-temukan-korban-tenggelam-di-bengawan-solo-bojonegoro-dalam-kondisi-meninggal</link>
                <description><![CDATA[<p><strong>Bojonegoro, BASARNAS</strong> -&nbsp;Operasi pencarian hari kedua (H2) terhadap korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo, kawasan Desa Dengok, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, membuahkan hasil.&nbsp;</p>
<p>Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia (MD) pada Sabtu (18/07) siang. Korban diketahui bernama Yatni (53), seorang perempuan paruh baya asal Desa Tegalrejo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora yang sebelumnya dilaporkan melompat dari jembatan pada Jumat (17/07) kemarin.</p>
<p>Pada pencarian hari kedua ini, tim SAR Gabungan langsung bergerak menyisir area sekitar lokasi kejadian kecelakaan menggunakan metode manuver dengan perahu karet serta melakukan penyelaman bawah air.</p>
<p>Setelah beberapa jam melakukan pencarian intensif, upaya tim membuahkan hasil. Sekitar pukul 10.45 WIB, korban oleh tim penyelaman di sekitar lokasi tenggelamnya korban.</p>
<p>"Korban ditemukan pada kedalaman sekitar 3 meter, dengan jarak hanya sekitar 2 meter dari lokasi awal dilaporkan tenggelam," jelas Arif Aji, komandan tim rescue dari Unit Siaga SAR Bojonegoro.</p>
<p>Jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.</p>
<p>Nanang Sigit P. H., Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) menuturkan bahwa dengan ditemukannya korban, maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan apresiasi dan ucapan terima kasih.</p>
<p>"Keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi dari berbagai unsur yang mengerahkan total puluhan personel dan alut airnya" imbuh Nanang.</p>
<p>Adapun unsur yang terlibat diantaranya Unit Siaga SAR Bojonegoro, BPBD Kab. Bojonegoro, BPBD Kab. Blora, Polsek &amp; Koramil Padangan, Polsek Cepu, Cepu Adventure, Orari, Damkarmat, PMI Bojonegoro, EBR, KRI, SAR MTA, MDMC Cepu, hingga warga sekitar. (hms)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Surabaya <admin.surabaya@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://surabaya.basarnas.go.id/13370</guid>
                <pubDate>Sat, 25 Jul 2026 22:44:39 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing Tenggelam di Sungai Wilangan Ponorogo]]></title>
                <link>https://surabaya.basarnas.go.id/berita/tim-sar-gabungan-temukan-pemancing-tenggelam-di-sungai-wilangan-ponorogo</link>
                <description><![CDATA[<div class="x14z9mp xat24cr x1lziwak x1vvkbs xtlvy1s x126k92a">
<div dir="auto" style="text-align: start;"><strong>Ponorogo, BASARNAS </strong>&ndash; Upaya tim SAR gabungan dalam mencari Muntarto (34), yang dilaporkan tenggelam di sungai desa Wilangan, kecamatan Sambit, kabupaten Ponorogo, membuahkan hasil. Korban ditemukan pada Minggu (19/7/2026), sekitar pukul 14.00 WIB.</div>
<div dir="auto" style="text-align: start;">&nbsp;</div>
</div>
<div class="x14z9mp xat24cr x1lziwak x1vvkbs xtlvy1s x126k92a">
<div dir="auto" style="text-align: start;">Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal di lokasi yang berjarak sekitar tiga meter dari lokasi kejadian tenggelamnya korban.</div>
<div dir="auto" style="text-align: start;">&nbsp;</div>
</div>
<div class="x14z9mp xat24cr x1lziwak x1vvkbs xtlvy1s x126k92a">
<div dir="auto" style="text-align: start;">Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR ini, mengatakan bahwa korban ditemukan setelah tim SAR gabungan melakukan upaya penyelaman di sekitar lokasi kejadian.</div>
<div dir="auto" style="text-align: start;">&nbsp;</div>
</div>
<div class="x14z9mp xat24cr x1lziwak x1vvkbs xtlvy1s x126k92a">
<div dir="auto" style="text-align: start;">"Korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan di kedalaman sungai sekitar tiga meter, setelah dilakukan penyelaman di area yang menjadi fokus pencarian,&rdquo; ujarnya.</div>
<div dir="auto" style="text-align: start;">&nbsp;</div>
</div>
<div class="x14z9mp xat24cr x1lziwak x1vvkbs xtlvy1s x126k92a">
<div dir="auto" style="text-align: start;">Setelah berhasil dievakuasi dari sungai, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.</div>
<div dir="auto" style="text-align: start;">&nbsp;</div>
</div>
<div class="x14z9mp xat24cr x1lziwak x1vvkbs xtlvy1s x126k92a">
<div dir="auto" style="text-align: start;">Dalam operasi SAR ini, SMC mengerahkan satu tim rescue Pos SAR Trenggalek untuk memperkuat pencarian bersama unsur SAR lainnya.</div>
<div dir="auto" style="text-align: start;">&nbsp;</div>
</div>
<div class="x14z9mp xat24cr x1lziwak x1vvkbs xtlvy1s x126k92a">
<div dir="auto" style="text-align: start;">Proses pencarian hingga evakuasi korban berhasil berkat koordinasi seluruh unsur SAR yang terlibat, yaitu tim rescue Pos SAR Trenggalek, BPBD Kabupaten Ponorogo, Polsek Sambit, Koramil Sambit, SAR MTA, RAPI, serta sejumlah potensi SAR lainnya.</div>
<div dir="auto" style="text-align: start;">&nbsp;</div>
</div>
<div class="x14z9mp xat24cr x1lziwak x1vvkbs xtlvy1s x126k92a">
<div dir="auto" style="text-align: start;">Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa yang dialami korban bermula saat Ia memancing di Sungai Desa Wilangan pada Sabtu (18/7/2026) pagi. Namun hingga sore hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah.</div>
<div dir="auto" style="text-align: start;">&nbsp;</div>
</div>
<div class="x14z9mp xat24cr x1lziwak x1vvkbs xtlvy1s x126k92a">
<div dir="auto" style="text-align: start;">Merasa khawatir, pihak keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar sungai. Di lokasi, keluarga menemukan peralatan memancing, umpan, dan sandal milik korban berada di tepi sungai. Sementara korban tidak terlihat.</div>
<div dir="auto" style="text-align: start;">&nbsp;</div>
</div>
<div class="x14z9mp xat24cr x1lziwak x1vvkbs xtlvy1s x126k92a">
<div dir="auto" style="text-align: start;">Keluarga bersama warga setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun hasilnya nihil. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada tim SAR sehingga operasi SAR dilakukan hingga akhirnya korban berhasil ditemukan. (hms)</div>
</div>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Surabaya <admin.surabaya@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://surabaya.basarnas.go.id/13369</guid>
                <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 05:51:25 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Hilang Selama Dua Hari, Nenek di Lenteng Sumenep Ditemukan Di Dalam Sumur Sedalam 40 Meter]]></title>
                <link>https://surabaya.basarnas.go.id/berita/hilang-selama-dua-hari-nenek-di-lenteng-sumenep-ditemukan-di-dalam-sumur-sedalam-40-meter</link>
                <description><![CDATA[<p><strong>Sumenep, BASARNAS</strong> - Rabu (01/07), tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah dari dalam sumur Desa Laklaok, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Jenazah merupakan Saenah (66) yang sebelumnya telah dilaporkan hilang oleh keluarga selama dua hari.&nbsp;</p>
<p>Penemuan bermula dari air sumur yang digunakan untuk mandi berbau menyengat. Setelah melakukan pengecekan, terlihat jenazah yang ada di dalam sumur dengan kedalaman 40 meter tersebut. Penemuan inipun kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang.</p>
<p>Setelah menerima laporan ini, Kantor SAR Surabaya memberangkatkan satu tim rescue Pos SAR Sumenep dengan membawa peralatan High Angle Rescue Technique (HART). Tim tiba di lokasi sekitar pukul 11.05 WIB kemudian melakukan koordinasi dengan keluarga korban serta unsur terkait dan segera memasang jalur evakuasi korban.</p>
<p>Nur Hadi Santoso, Koordinator Pos SAR Sumenep, menjelaskan bahwa evakuasi korban diawali dengan menurunkan blower untuk mengeluarkan zat beracun dari dalam sumur berdiameter sekitar 1,2 meter itu terlebih dahulu. Evakuasi dilakukan dengan cara menurunkan satu rescuer yang menggunakan Self Contained Breathing Aparatus (SCBA) dengan teknik lowering.&nbsp;</p>
<p>"Saat rescuer sampai di permukaan air di dalam sumur, rescuer tersebut memasangkan tali pada tubuh korban untuk dilakukan teknik lifting dengan cara penarikan oleh tim yang ada di atas" jelas Nur Hadi.</p>
<p>Proses evakuasi memerlukan waktu sekitar 1 jam 10 menit. Jenazah korban berhasil dikeluarkan dari sumur sekitar pukul 12.25 WIB dan kemudian dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.&nbsp;</p>
<p>"Setelah korban selesai dievakuasi, operasi SAR dinyatakan selesai" terang Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M., Kepala Kantor SAR Surabaya.&nbsp;</p>
<p>Nanang menambahkan pihaknya mengungkapkan bela sungkawa terhadap keluarga korban dan mengapresiasi kerja sama seluruh unsur SAR yang bersinergi dalam proses evakuasi korban. Adapun unsur yang terlibat antara lain rescuer Pos SAR Sumenep, Polsek dan Koramil Lenteng, Puskesmas Lenteng, Perangkat Desa Laklaok, Call Center 112, dan warga sekitar. (Hms)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Surabaya <admin.surabaya@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://surabaya.basarnas.go.id/13368</guid>
                <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 06:36:21 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Tim SAR Gabungan Temukan Remaja Tenggelam di Air Terjun Kepulungan]]></title>
                <link>https://surabaya.basarnas.go.id/berita/tim-sar-gabungan-temukan-remaja-tenggelam-di-air-terjun-kepulungan</link>
                <description><![CDATA[<p><strong>Pasuruan, BASARNAS</strong> &mdash; Proses pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan terhadap Wily (18) remaja yang dilaporkan tenggelam di kawasan Air Terjun Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal, pada Kamis (25/6/2026) malam.</p>
<p>Jenazah Wily ditemukan sekitar pukul 21.48 WIB di dasar kolam air terjun. Korban ditemukan melalui penyelaman manual yang dilakukan personel SAR gabungan di sekitar titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat sebelum tenggelam.</p>
<p>Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., mengatakan, sejak menerima laporan, Kantor SAR Kelas A Surabaya mengerahkan satu tim rescue ke lokasi kejadian dengan membawa perlengkapan SAR air, termasuk peralatan selam.&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Setelah dilakukan penyisiran di bawah permukaan air, korban akhirnya berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kejadian,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Usai dievakuasi ke darat, jenazah korban kemudian dibawa ke puskesmas terdekat untuk penanganan lebih lanjut oleh petugas yang berwenang sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.</p>
<p>Komandan Tim Rescue Kantor SAR Surabaya, Fajar Ismucahyo, menjelaskan bahwa proses pencarian tidak berlangsung mudah. Selain curamnya kondisi akses menuju ke lokasi, tim juga menghadapi kondisi jarak pandang terbatas di dalam air di malam hari sehingga setiap penyelam harus bekerja dengan penuh kehati-hatian.</p>
<p>Selain tim rescue Kantor SAR Kelas A Surabaya, proses pencarian hingga evakuasi korban juga melibatkan berbagai unsur potensi SAR, di antaranya BPBD Kabupaten Pasuruan, Polsek Gempol, Koramil Gempol, Damkar Pasuruan, Redkar, Bagana Bangil, Galena, serta warga sekitar.</p>
<p>Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula pada Kamis siang saat Wily bersama delapan rekannya, yakni Aldo, Ferdy, Rizki, Ilham, Aan, Mira, Milda, dan Nizam, bermain di aliran Sungai Kepulungan yang berhulu di Air Terjun Kepulungan. Mereka sempat berenang dan melakukan aktivitas selam-selaman.</p>
<p>Beberapa saat kemudian, hanya tujuh orang yang muncul kembali ke permukaan. Wily dan Nizam tidak terlihat sehingga teman-temannya berusaha mencari keberadaan keduanya. Tak lama berselang, Nizam berhasil muncul dalam kondisi selamat dan segera dilarikan ke RS Asih Ayakta untuk mendapatkan perawatan.</p>
<p>Sementara Wily tidak kunjung ditemukan hingga akhirnya dilaporkan kepada petugas. Operasi SAR pun dilakukan hingga malam hari dan berakhir setelah korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. (Hms)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Surabaya <admin.surabaya@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://surabaya.basarnas.go.id/13367</guid>
                <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 06:36:21 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Tim SAR Gabungan Temukan Pencari Ikan Yang Tenggelam Di Sungai Bengawan Solo, Kec. Ngraho, Bojonegoro]]></title>
                <link>https://surabaya.basarnas.go.id/berita/tim-sar-gabungan-temukan-pencari-ikan-yang-tenggelam-di-sungai-bengawan-solo-kec-ngraho-bojonegoro</link>
                <description><![CDATA[<p><strong>Bojonegoro, BASARNAS</strong> - Kamis (25/06) sekitar pukul 09.15 WIB, tim SAR gabungan menemukan pemuda yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Desa Payaman, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, dalam keadaan meninggal dunia. Korban ialah Muhadi (31) yang dilaporkan tenggelam saat mencari ikan pada hari &nbsp;Selasa (23/06) malam.</p>
<p>&ldquo;Tim yang melakukan penyisiran dengan perahu karet Basarnas melihat jenazah yang terjerat pada tali sedotan tambangan pasir dengan ciri &ndash; ciri pakaian dan keranjang bambu yang seperti yang dikenakan korban terakhir kali saat mencari ikan&rdquo; jelas Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M. Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi pencarian ini.&nbsp;</p>
<p>Usai melakukan pencarian intensif selama dua hari, korban akhirnya ditemukan dengan jarak kurang lebih 1,5 kilometer dari lokasi tempat diduga korban terpeleset dan jatuh ke dalam sungai. Nanang Sigit menambahkan bahwa jenazah korban dievakuasi dengan menggunakan perahu karet kemudian dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.</p>
<p>Sebelumnya, Kantor SAR Surabaya mengerahkan satu tim dari Unit Siaga SAR Bojonegoro untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR yang lain. Sedikitnya 49 personil yang terdiri dari tim rescue Unit Siaga SAR Bojonegoro, BPBD Kab. Bojonegoro, Kodim Bojonegoro, Polsek dan Koramil Ngraho, MDMC Bojonegoro, Damkarmat Bojonegoro, Satpol PP, URC PSHT, Cepu Adventure Rescue, Exalos Cepu, Elang Bengawan Rescue, RAPI, EBR, KRI, PMI, serta warga sekitar terlibat dalam pencarian ini.</p>
<p>Upaya pencarian dilakukan dengan membagi tim SAR gabungan menjadi 4 Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 dan SRU 2 melakukan penyisiran di permukaan sungai dengan menggunakan 4 perahu karet sejauh 3 kilo meter. Pencarian juga melibatkan nelayan dan warga sekitar dalam SRU 3 yang melaksanakan pencarian dengan perahu nelayan dan menggunakan jangkar di sekitar lokasi kejadian. SRU 4 melakukan pemantau darat di beberapa titik mulai dari lokasi kejadian hingga penyeberangan Perahu Ketawang.</p>
<p>Nanang Sigit menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dalam melakukan kegiatan di sekitar perairan seperti sungai, danau, maupun laut.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Surabaya <admin.surabaya@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://surabaya.basarnas.go.id/13366</guid>
                <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 06:37:02 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Tim SAR Evakuasi Jenazah Perempuan Dalam Mobil Di Tempat Parkir Bandara Juanda]]></title>
                <link>https://surabaya.basarnas.go.id/berita/tim-sar-evakuasi-jenazah-perempuan-dalam-mobil-di-tempat-parkir-bandara-juanda</link>
                <description><![CDATA[<p><strong>Surabaya, BASARNAS</strong> - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya mengerahkan satu tim rescue untuk mengevakuasi jenazah perempuan di dalam mobil ditemukan di tempat parkir Bandara T1 Juanda.&nbsp;</p>
<p>Dengan peralatan vehicle accident rescue (VAR) tim rescue berangkat ke Bandara Juanda yang lokasinya tidak jauh dari Kantor SAR Surabaya ini.</p>
<p>Setibanya di lokasi, tim melakukan koordinasi dengan pihak Satgaspam Bandara, personil InJourney, dan Aviation Security (Avsec) Bandara Juanda. Kemudian Sekitar pukul 13.14 WIB, bersama tim SAR gabungan yang lain, tim rescue Kantor SAR Surabaya membuka akses mobil dari kaca pintu bagian penumpang belakang kiri dengan alat management glass.&nbsp;</p>
<p>"Jenazah perempuan yang ditemukan kemudian kami evakuasi dari bangku penumpang bagian depan" jelas Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M., Kepala Kantor SAR Surabaya.&nbsp;</p>
<p>Sementara itu tim Inafis Polda Jatim dan Polsek Sedati mencoba melakukan olah TKP dan menginvestigasi kronologi. Setelah korban berhasil di evakuasi dari dalam mobil, sekitar pukul 14.15 WIB jenazah diserahkan ke pihak kepolisian dan dibawa ke RS Bhayangkara Porong. Dari kartu identitas yang ditemukan, korban diketahui bernama Ruly Yunis Setiawati (50) warga Mlajah, Bangkalan.&nbsp;</p>
<p>Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, mobil yang ditumpangi korban masuk ke area bandara T1 sejak Sabtu (20/06) sore. Penemuan ini diawali dari adanya bau menyengat yang tercium oleh driver taxi online dan kemudian mencurigai tetesan cairan yang berasal dari dalam mobil tersebut. (Hms)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Surabaya <admin.surabaya@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://surabaya.basarnas.go.id/13365</guid>
                <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 06:36:38 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Pasuruan yang Hilang di Perairan Sidoarjo]]></title>
                <link>https://surabaya.basarnas.go.id/berita/tim-sar-gabungan-temukan-nelayan-pasuruan-yang-hilang-di-perairan-sidoarjo</link>
                <description><![CDATA[<p><strong>Sidoarjo, BASARNAS</strong> &mdash; Tim SAR gabungan berhasil menemukan Assat (52), nelayan asal Desa Mulyorejo, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut saat melaut di perairan timur Sidoarjo. Korban ditemukan pada hari kedua operasi SAR, Rabu (24/6/2026), sudah dalam kondisi meninggal.</p>
<p>Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan jenazah korban ditemukan tim SAR gabungan sekitar pukul 08.30 WIB di perairan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Lokasi penemuan ini berjarak sekitar 2,48 mil laut dari titik awal kejadian.</p>
<p>Penemuan korban bermula ketika seorang nelayan melihat sesosok jenazah terapung di sekitar lokasi tempatnya menjaring ikan. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada awak Kapal Andra yang turut membantu pencarian dan diteruskan kepada tim BPBD Kabupaten Pasuruan yang sedang melakukan operasi pencarian di perairan setempat.</p>
<p>Proses evakuasi jenazah korban berjalan dengan lancar. Jenazah dievakuasi dari lokasi penemuan ke darat melalui pelabuhan kota Pasuruan. Selanjutnya, tim SAR gabungan membawa jenazah korban ke rumah duka dan menyerahkannya kepada pihak keluarga.</p>
<p>Sebelumnya dalam upaya pencarian korban, tim SAR gabungan telah melakukan upaya pencarian sejak laporan kejadian diterima. Kantor SAR Kelas A Surabaya sendiri telah mengerahkan 1 tim rescue yang dilengkapi dengan sejumlah sarana dan peralatan SAR air.</p>
<p>Pada hari kedua operasi SAR ini sebanyak tiga SRU bergerak dengan menggunakan tiga perahu karet dan satu speedboat untuk mencari keberadaan korban. Luas area perairan laut yang disisir, yaitu sekitar 2,7 mil laut persegi.</p>
<p>Komandan Tim Rescue Kantor SAR Kelas A Surabaya (Charlie Team), Candra, mengatakan kondisi cuaca selama pencarian relatif mendukung. Meski demikian, tim menghadapi kendala berupa pasang surut air laut saat bergerak dari area muara menuju lokasi pencarian.</p>
<p>Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Surabaya, BPBD Kabupaten Sidoarjo, BPBD Kabupaten Pasuruan, BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Provinsi Jawa Timur, SAR Brimob Porong, Satpolairud Sidoarjo, Polsek Jabon, Koramil Jabon, Bagana, RAPI, nelayan setempat, serta sejumlah potensi SAR lainnya. (Hms)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Surabaya <admin.surabaya@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://surabaya.basarnas.go.id/13364</guid>
                <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 23:06:17 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Bengawan Solo Bojonegoro]]></title>
                <link>https://surabaya.basarnas.go.id/berita/tim-sar-gabungan-temukan-korban-tenggelam-di-bengawan-solo-bojonegoro</link>
                <description><![CDATA[<p><strong>Bojonegoro, BASARNAS</strong> - Pemuda tenggelam saat berenang di Sungai Bengawan Solo Desa Betet, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro telah ditemukan. Ahmad Alfan Robi (18) warga Desa Kuncen Bojonegoro ditemukan meninggal dunia pada pencarian hari kedua, Rabu (24/06).&nbsp;</p>
<p>Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M., Kepala Kantor SAR Surabaya mengonfirmasi penemuan ini. Dirinya menyebutkan korban ditemukan sekitar pukul 10.15 WIB dan kemudian dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.&nbsp;</p>
<p>"Korban ditemukan kurang lebih 50 meter dari lokasi kejadian tenggelamnya kemarin pagi" imbuh Nanang.</p>
<p>Pencarian melibatkan beberapa unsur yang berkolaborasi dengan baik seperti Basarnas melalui Unit Siaga SAR Bojonegoro, BPBD Kab. Bojonegoro, Polsek Padangan, Koramil Padangan, MDMC Bojonegoro, LPBNU, Relawan PSHT, KMC Cepu, Rescue 99 Cepu, Kamboja Rescue Cepu 2, Exalos Cepu, Elang Bengawan Rescue, RAPI, dan Masyarakat setempat (Hms)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Surabaya <admin.surabaya@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://surabaya.basarnas.go.id/13363</guid>
                <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 22:41:03 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Pemuda Tenggelam Di Bengawan Solo Bojonegoro]]></title>
                <link>https://surabaya.basarnas.go.id/berita/tim-sar-gabungan-lakukan-pencarian-pemuda-tenggelam-di-bengawan-solo-bojonegoro</link>
                <description><![CDATA[<p><strong>Bojonegoro, BASARNAS</strong> - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya bersama Tim SAR Gabungan melakukan pencarian seorang pemuda yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo, Desa Betet, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (23/06/2026).</p>
<p>​Korban diketahui bernama Ahmad Alfan Robi (18), warga Desa Kuncen, Kecamatan Padangan, yang dilaporkan tenggelam saat berenang di Sungai Bengawan Solo bersama teman - temannya.</p>
<p>Aksi kemanusiaan ini didukung penuh oleh sinergi yang luar biasa dari berbagai unsur, yaitu Basarnas melalui Unit Siaga SAR Bojonegoro, BPBD Bojonegoro, Polsek Padangan, Koramil Padangan, SAR MTA, Cepu Adventure, MDMC Cepu &amp; Bojonegoro, LPBNU, Relawan PSHT, KMC Cepu, Rescue 99, Kamboja Rescue, Exalos, Elang Bengawan, RAPI, serta masyarakat setempat.</p>
<p>Pada operasi hari pertama, Tim SAR gabungan membagi 3 Search and Rescue Unit (SRU) untuk melakukan manuver menggunakan perahu karet (LCR) dan menyisir perairan dengan jaring tradisional bersama masyarakat setempat hingga radius 300 meter dari LKK.</p>
<p>​Hingga operasi dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB, upaya pencarian masih belum membuahkan hasil dan akan kembali dilanjutkan pada Rabu (24/06) esok hari mulai pukul 07.00 WIB. Rencana pencarian hari kedua akan dilakukan dengan membagi tim SAR gabungan menjadi 2 SRU yang melakukan penyisiran sungai sepanjang 6 km menggunakan empat perahu karet. (Hms)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Surabaya <admin.surabaya@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://surabaya.basarnas.go.id/13362</guid>
                <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 21:45:31 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Tim SAR Gabungan Evakuasi Dua Orang Pengendara Motor Yang Jatuh Di Waduk Kalimati, Sidoarjo]]></title>
                <link>https://surabaya.basarnas.go.id/berita/tim-sar-gabungan-evakuasi-dua-orang-pengendara-motor-yang-jatuh-di-waduk-kalimati-sidoarjo</link>
                <description><![CDATA[<p><strong>Sidoarjo, BASARNAS</strong> - Senin (22/06) sekitar pukul 04.01 WIB, tim SAR gabungan menemukan satu dari dua pengendara motor yang jatuh di waduk Kalimati, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo. Setelah pemeriksaan oleh tim INAFIS Polresta Sidoarjo, korban diketahui bernama Brian Yoga A. (31) warga Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, Nganjuk. &nbsp;</p>
<p>Dalam upaya mencari korban kedua, tim SAR gabungan melakukan penyisiran dengan rantai manusia namun sebelumnya, tim SAR gabungan mengangkat motor korban yang ikut terjatuh ke dalam waduk terlebih dahulu. Metode rantai manusia sendiri adalah teknik pencarian korban tenggelam di perairan dimana personel tim SAR gabungan berbaris berjajar dan saling berpegangan tangan atau menggunakan tali untuk menyisir perairan secara bersama.</p>
<p>Sekitar pukul 04.10 WIB korban kedua ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Dari dalam saku celana korban kedua ditemukan dompet dan diketahui identitas korban kedua sebagai Matori (38) warga Dusun Klodan, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk.</p>
<p>Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M., Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator dalam operasi pencarian ini mengatakan tim SAR Gabungan telah membawa kedua korban ke RS Anwar Medika Krian.</p>
<p>&ldquo;Operasi SAR di Waduk Kalimati Sidoarjo ditutup setelah kedua korban ditemukan dan diserahkan kepada pihak kepolisian&rdquo; imbuhnya.</p>
<p>Sebelumnya, satu tim rescue Kantor SAR Surabaya diberangkatkan menuju lokasi setelah menerima laporan terkait dua pengendara motor yang jatuh ke dalam Waduk Kalimati, Sidoarjo pada hari Minggu (21/06) malam. Dari informasi yang dihimpun, diketahui warga melihat motor yang melaju kencang hingga tidak dapat menguasai kendaraannya dan akhirnya jatuh ke dalam waduk.</p>
<p>Adapun pencarian dilakukan dengan kerja sama berbagai unsur gabungan antara lain Kantor SAR Surabaya, BPBD Sidoarjo, Polsek Prambon, Unit Laka Polresta Sidoarjo, FPRB Mojokerto, ILS, dan warga sekitar. (Hms)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Surabaya <admin.surabaya@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://surabaya.basarnas.go.id/13361</guid>
                <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 00:01:03 +0700</pubDate>
                            </item>
            </channel>
</rss>
