Tim SAR Gabungan Temukan Sony di Selat Madura

Surabaya, BASARNAS – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Sony Tri P (22) di perairan laut selat Madura sisi Madura, pada Selasa (7/5/2024) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat ditemukan, kondisi Sony sudah meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Muhamad Hariyadi mengatakan, tim SAR gabungan menemukan korban setelah 3 hari melakukan upaya pencarian. Jenazahnya ditemukan dalam kondisi terapung di lokasi yang berjarak sekitar 1,92 mil laut dari lokasi kejadian.

Korban yang merupakan salah satu ABK KM Segara Anak 1 ini terjatuh ke laut di sekitar dermaga ICT Tanjung Perak, pada Minggu (5/5/2024). Menurut informasi dari pelapor kejadian, korban terjatuh ke laut saat posisi KM Segara Anak 1 tengah berlabuh di terminal Teluk Lamong.

“Proses evakuasi jenazah korban berjalan lancar, tidak ada kendala dari segi cuaca. Jenazah dinaikkan ke darat melalui dermaga Ditpolairud Polda Jatim dan selanjutnya dibawa ke RSUD dr Soetomo guna penanganan lebih lanjut,” terang Hariyadi.

Sebelumnya dalam upaya pencarian korban ini, lanjut Hariyadi, Kantor SAR Surabaya telah mengerahkan satu tim operasi dengan dukungan Alut (Alat Utama) SAR berupa RIB (Rigit Inflatable Boat).

Tim operasi yang terdiri dari lima orang ABK KN SAR ini melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, dengan luas sekitar 4,11 mil laut. Dalam pelaksanaannya, tim ini berkoordinasi dengan tim dari instansi lain yang membantu pencarian, seperti tim dari Ditpolair, Patkamla, dan Kt Jaya Negara 306.

Pada saat yang bersamaan, tim SAR gabungan juga berkoordinasi dengan VTS Surabaya untuk bantuan penyebarluasan informasi tentang hilangnya korban kepada para nelayan yang melaut di sekitar selat Madura, baik di alur pelayaran barat maupun di alur pelayaran timur.

Dengan menyebarluaskan informasi kejadian hilangnya korban ini, diharapkan nelayan akan memberikan informasi kepada tim SAR gabungan jika melihat posisi korban yang sedang dicari. (Hms)