Tim SAR Gabungan Temukan Joni di Sungai Brantas Tunggorono
Kediri, BASARNAS – Tim SAR gabungan berhasil menemukan Mohammad Joni (38) di sungai Tunggorono, Mojokerep, kecamatan Plemahan, kabupaten Kediri. Saat ditemukan pada Minggu (2/3/2025), kondisi Joni sudah meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., S.IP., M.M., selaku SMC (SAR Mission Coorsinator) dalam operasi SAR kali ini mengatakan, jenazah korban ditemukan tim SAR gabungan sekitar pukul 22.50 WIB di lokasi yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian tenggelamnya korban.
Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, selanjutnya jenazah korban dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Sebelumnya dalam upaya pencarian korban, lanjut Nanang, tim SAR gabungan telah mengerahkan 2 SRU (Search and Rescue) air untuk menyisir sungai Tunggorono dengan menggunakan sarana berupa dua perahu karet.
Saat melakukan penyisiran di sungai, kedua SRU air secara bergantian melakukan manuver perahu. Hal ini dimaksudkan agar timbul gelombang air yang besar, kemudian akan mengangkat benda-benda yang ada di dalam atau dasar sungai, termasuk kedua korban yang dicurigai ada di dalamnya.
Pada saat yang bersamaan, tim SAR gabungan mengerahkan beberapa orang untuk melakukan pemantauan dari darat di beberapa lokasi yang ada di sepanjang aliran sungai Tunggorono.
Selain pemantauan, mereka juga menyebarkan informasi kejadian hanyutnya korban ini kepada warga sekitar dengan maksud agar warga melaporkan jika melihat korban.
Keberhasilan proses pencarian hingga evakuasi korban ini berkat kerjasama yang baik dari sejumlah pihak, diantaranya tim Pos SAR Trenggalek, BPBD kabupaten Kediri, Polsek Plemahan, Koramil Plemahan, warga sekitar dan potensi SAR lainnya.
Diketahui kejadian yang dialami korban ini berawal Saat Ia cuci muka di tepi sungai setelah lelah memaneh padi di sawahnya, pada Minggu (2/3/2025). Sekitar pukul 13.30 WIB, saudara korban yang bersamanya, melihat korban terjatuh ke sungai. Saksi mata tidak bisa menolong korban karena Ia tidak bisa berenang. (Hms)