Tim SAR Gabungan Selamatkan 236 Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar di Perairan Utara Sapudi
Surabaya, Basarnas – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 236 orang dari total 271 orang yang berada di atas KMP Mutiara Sentosa 2 yang mengalami kebakaran di perairan utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, pada Minggu (2/8/2026). Dari jumlah tersebut, sebanyak 231 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara lima orang ditemukan meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR ini mengatakan, sebagian besar korban berhasil dievakuasi oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 236 orang telah berhasil dievakuasi oleh kapal-kapal dan nekayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Dari jumlah tersebut, 231 orang dalam kondisi selamat dan 5 orang meninggal dunia.
Berdasarkan data manifest, KMP Mutiara Sentosa 2 mengangkut 271 orang, yang terdiri atas 232 penumpang dan 39 anak buah kapal (ABK).
Dalam proses evakuasi, Kapal Meratus Pematang Siantar menyelamatkan 113 orang yang terdiri atas 111 orang selamat dan 2 orang meninggal dunia. Selanjutnya, TB Hasnur 26 mengevakuasi 66 orang, yakni 65 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia. Kapal Transco Arafura mengevakuasi 17 orang selamat, Kapal Meratus Project 3 mengevakuasi 14 orang yang terdiri atas 13 orang selamat dan satu orang meninggal dunia, Kapal Prakarsa Mas mengevakuasi 6 orang selamat, kapal SC Aila XVII mengevakuasi 9 orang selamat, kapal Alcon Daniel mengevakuasi 1 korban dalam kondisi meninggal, kapal Selaras Mas mengevakuasi 7 orang dalam kondisi selamat, kapal British Mentor mengevakuasi 2 orang dalam kondisi selamat, dan 1 orang penumpang yang dievakuasi dalam kondisi selamat oleh nelayan sekitar.
Kantor SAR Kelas A Surabaya mendapatkan laporan insiden terbakarnya KMP Mutiara Sentosa 2 dari KSOP Utama Tanjung Perak, pada Minggu pagi. Beberapa saat kemudian, PT Atosim Lampung Pelayaran juga menghubungi petugas siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya untuk melaporkan bahwa KMP Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya–Makassar mengalami kebakaran.
Merespons laporan tersebut, SMC segera melakukan koordinasi dengan seluruh instansi terkait serta mengerahkan KN SAR 249 Permadi dan satu tim Rescue Pos SAR Sumenep menuju lokasi kejadian.
KN SAR 249 Permadi bertolak dari Dermaga Navigasi Tanjung Perak dengan membawa tim ABK, tim rescue Kantor SAR Kelas A Surabaya, serta personel Ditpolairud Polda Jawa Timur. Sementara itu, Tim Rescue Pos SAR Sumenep bergerak dari Pelabuhan Kalianget menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB).
Selain mengerahkan personel dan Alut SAR, Kantor SAR Kelas A Surabaya juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi maritim dan juga nelayan yang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian. Hal ini dimaksudkan agar jika mereka melihat para korban, maka diharapkan untuk segera memberikan pertolongan.
Selama operasi SAR berlangsung, tim SAR gabungan menghadapi kondisi cuaca yang kurang bersahabat di perairan utara Sumenep. Meski demikian, seluruh unsur SAR tetap melaksanakan operasi pencarian dan penyelamatan dengan mengedepankan keselamatan personel maupun alat utama SAR yang digunakan.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Kelas A Surabaya, KSOP Utama Tanjung Perak, VTS Surabaya, SROP Surabaya, KSOP Kalianget, SROP Kalianget, Polda Jatim, Ditpolairud Polda Jawa Timur, Polres Sumenep, Satpolairud Sumenep, BPBD Prov Jatim, BPBD Kabupaten Sumenep, BPBD kota Surabaya, Koarmada II melalui KRI Nala-363 dan KRI Bung Hatta, serta kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian, yakni Kapal Meratus Pematang Siantar, Kapal Meratus Project 3, TB Hasnur 26, Kapal Prakarsa Mas, Kapal Transco Arafura, kapal SC Aila XVII, kapal Alcon Daniel, kapal Selaras Mas dan kapal British Mentor. (Hms)