Tiga SRU Dikerahkan Mencari Revan di Sungai Bedadung

Jember, BASARNAS – Tim SAR gabungan kembali berupaya mencari keberadaan Muhammad Revan (9) seorang anak warga dusun Krajan yang tenggelam di sungai Bedadung, kabupaten Jember, pada Jumat (10/2/2023).

 

Koordinator Pos SAR Jember, Prahista Dian mengatakan, sebanyak tiga SRU air dikerahkan untuk mencari korban di sungai Bedadung, baik dengan menggunakan perahu karet ataupun perahu nelayan.

 

SRU air 1 dan SRU air 2 melakukan penyisiran di sisi kanan dan sisi kiri sungai Bedadung, dari lokasi kejadian tenggelamnya korban menuju muara Plawangan, dengan menempuh jarak sekitar 3 km.

 

SRU air ketiga melakukan pencarian korban di daerah perairan pantai Pancer. SRU air ketiga ini melakukan penyisiran di area seluas sekitar 3,07 mil laut dengan menggunakan perahu nelayan.

 

Saat melakukan penyisiran di laut, lanjut Prahista, SRU air ketiga menghadapi tantangan berupa gelombang laut yang tinggi dan kencangnya angin. Namun demikian, penyisiran laut berjalan lancar dengan menerapkan kehati-hatian.

 

Untuk mengoptimalkan upaya pencarian, tim SAR gabungan juga mengerahkan beberapa orang personel untuk melakukan pengamatan dari darat di beberapa lokasi di sepanjang pesisir pantai Pancer dengan jarak tempuh sekitar 2 km.

 

Di sela pengamatan darat ini, personel tim SAR gabungan menyebarluaskan informasi kejadian tenggelamnya korban kepada warga yang beraktivitas di sekitar pantai Pancer.

 

“Melalui penyebarluasan informasi tersebut, jika ada warga yang mengetahui keberadaan korban, maka diharapkan untuk melaporkannya kepada petugas agar bisa ditindaklanjuti,” jelas Prahista.

 

Upaya pencarian keberadaan Parmi ini melibatkan gabungan personel dan sarana dari beberapa pihak, diantaranya tim Pos SAR Jember, BPBD kabupaten Jember, Polsek Puger, Koramil Puger, SAR Rimba Laut, Satpolairud Puger, Brandal Alas Rescue, BANSER, RAPI, Biting Rescue, Aeri, nelayan sekitar  dan Potensi SAR lainnya.

 

Hingga berita ini disebarkan, tim SAR gabungan masih berupaya mencari Revan di sungai Bedadung. (Hms)