SMC Sampaikan Perkembangan Operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya Kepada Wakil Presiden RI

Banyuwangi, BASARNAS - Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan BASARNAS, R. Eko Suyatno selaku SMC (SAR Mission Coordinator) Operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya menyampaikan perkembangan operasi SAR di hadapan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, saat mengunjungi Posko SAR gabungan, pada Minggu (6/7/2025).

Eko Suyatno menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan operasi SAR ini, tim SAR gabungan berhasil menemukan 36 orang korban, dengan rincian sebanyak 30 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan 6 orang meninggal. Sedangkan, jumlah korban yang belum ditemukan sebanyak 29 orang.

Dalam upaya mencari korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya yang belum ditemukan, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian, baik di udara, laut dan darat. Pencarian di udara dilakukan dengan menggunakan tiga Alut, yaitu helikopter Dauphin HR 3606 BASARNAS, helikopter Panther TNI AL, dan helikopter Bell BAHARKAM POLRI. Pencarian udara dilakukan dari arah utara ke selatan perairan selat Bali.

Sementara itu, pencarian di laut dilakukan dengan menggunakan sejumlah Alut, diantaranya KRI Tongkol 517, KRI Teluk Ende 813, KRI Fanildo 732, KN SAR 249 Permadi, KN SAR Arjuna, KNP Grantin, KP Bima 7014 Polairud, KP X-2001 dan KP X-1013 Polairud, Kapal Patkamla Payaman, KN Cundamani, KP Hiu Macan Tutul 02, RIB 03 dan RBB Pos SAR Banyuwangi, RIB 01 Pos SAR Jembrana, dan RIB Polairud.

Sedangkan pencarian di darat, dilakukan dengan menyisir dan memantau di sepanjang garis pantai di wilayah Banyuwangi dan Bali, dengan melibatkan gabungan personel dari unsur TNI, POLRI, sejumlah organisasi relawan dan warga sekitar.

Dalam kesempatan tinjauan Wakil Presiden RI ini, Eko Suyatno juga menyampaikan bahwa secara paralel, telah dilakukan langkah-langkah persiapan jika nantinya datum yang pasti sudah diketahui, seperti medical check up di RSUD Banyuwangi terhadap tim penyelam yang akan dikerahkan. Adapun tim penyelam ini, terdiri dari tim BSG (BASARNAS Special Group), DISLAMBAIR dan SATKOPASKA KOARMADA II dan IDRT.

Kendala yang dihadapi tim SAR gabungan saat melakukan pencarian, yaitu kondisi cuaca perairan selat Bali yang tidak bersahabat. Dimana menurut data BMKG, cuaca berawan hingga hujan ringan, kecepatan angin berkisar diantara 4 - 20 knots, ketinggian gelombang di kisaran 0,5 – 2 meter, visibility 3 – 8 km, serta kecepatan arus 1,5 - 2 m/s ke arah selatan.

Tercatat sekitar 612 orang personel gabungan terlibat dalam operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya, diantaranya dari Kantor Pusat BASARNAS, Kantor SAR Surabaya, Kantor SAR Denpasar, Koarmada II, Wing Udara 2 PUSPENERBAL, BAHARKAM POLRI, PUSHIDOSAL, KPLP, LANAL Banyuwangi, LANAL Gilimanuk, DITPOLAIRUD POLDA JATIM, SATBRIMOB, BSG (BASARNAS Special Group), KSOP Banyuwangi, ASDP Ketapang, BMKG, Syahbandar Gilimanuk, KPLP Gilimanuk, POLRES Banyuwangi, SATPOLAIRUD Banyuwangi, SATPOLAIRUD POLDA Bali, KODIM Banyuwangi, KORAMIL Banyuwangi Kota, KP3 Banyuwangi, BPTD Gilimanuk, BPBD kab Banyuwangi, DAMKAR, TAGANA, BKK Banyuwangi, BALI Air, nelayan sekitar dan sejumlah organisasi potensi SAR lainnya. Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih intensif melakukan upaya pencarian di sektor-sektor pencarian, baik udara, laut dan darat. (Hms)