Setyo Ditemukan Tim SAR di Sungai Glatik Pasuruan

Pasuruan, BASARNAS – Setelah melakukan upaya pencarian selama dua hari, akhirnya tim SAR gabungan berhasil menemukan Setyo Utomo (62), pada Sabtu (15/3/2025) di sungai dusun Glatik, kecamatan Sukorejo, kabupaten Pasuruan.

 

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., S.IP., M.M., selaku SMC (SAR Mission Coorsinator) dalam operasi SAR kali ini mengatakan, saat ditemukan tim SAR gabungan, kondisi Setyo sudah meninggal dunia.

 

Jenazah korban ditemukan di lokasi yang berjarak sekitar 18 kilometer dari lokasi kejadian. Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSUD Purut kota Pasuruan guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

 

Nanang menerangkan, sebelumnya dalam upaya pencarian korban, sebanyak dua SRU (Search and Rescue Unit) air yang telah dikerahkan untuk menyisir aliran sungai dusun Glatik.

 

SRU air pertama melakukan penyisiran sejauh 1,3 kilometer dengan rantai manusia, dimulai dari lokasi kejadian hingga daerah jembatan jalan nasional sukorejo. SRU air kedua kemudian melanjutkan penyisiran sejauh 4,7 kilometer model rantai manusia, dari hingga ke daerah Masjid Darussalam Kalirejo.

 

Untuk mengoptimalkan upaya pencarian, lanjut Nanang, tim SAR gabungan juga mengerahkan SRU darat untuk melakukan pemantauan di beberapa lokasi di sepanjang aliran sungai dusun Glatik.

 

Mereka juga menyebarkan informasi kejadian hanyutnya korban ini kepada warga sekitar dengan maksud agar warga melaporkan jika melihat keberadaan korban.

 

Keberhasilan proses pencarian hingga evakuasi korban ini berkat kerjasama sejum lah pihak, diantaranya tim Kantor SAR Kelas A Surabaya, BPBD kabupaten Pasuruan, Polsek Sukorejo, Koramil Sukorejo, TAGANA, PMI kabupaten Pasuruan, potensi SAR Pasuruan, warga sekitar dan potensi SAR lainnya.

 

Diketahui kejadian yang dialami korban ini berawal saat Ia buang air kecil di tepi sungai, pada Jumat (14/3/2025). Ada saksi mata atas nama Yahya yang melihat korban terseret arus sungai sekitar pukul 15.45 WIB, korban sempat terseret sekitar 20 meter dari lokasi awal Ia berdiri, sebelum akhirnya hanyut terbawa arus sungai. (Hms)