Pairin dan Hary Ditemukan Tim SAR Gabungan di Perairan Sembulungan Banyuwangi
Banyuwangi, BASARNAS – Setelah melakukan pencarian intensif selama lima hari, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Pairin (50) dan Hary (54) yang sebelumnya dilaporkan hilang di Perairan Sembulungan, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku SMC dalam operasi SAR kali ini mengatakan, kedua korban ditemukan tim SAR gabungan sudah dalam kondisi meninggal di waktu dan lokasi yang berbeda.
Tim SAR gabungan pertama kali menemukan korban atas nama Pairin (50), pada Selasa (27/5/2025) pukul 11.00 WIB di sekitar perairan Sembulungan. Selang satu hari berikutnya, tim SAR gabungan menemukan korban kedua atas nama Hary di lokasi yang berjarak sekitar 3,39 mil laut dari lokasi kejadian.
Setelah kedua jenazah korban berhasil dievakuasi dari lokasi penemuan, selanjutnya jenazah kedua korban dibawa ke Puskesmas Muncar guna proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas yang berwenang.
Sebelumnya dalam upaya pencarian kedua korban, ada 2 SRU air yang dikerahkan. SRU air pertama melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet, menyisir area seluas 7,9 mil laut. Sementara itu, SRU air kedua melakukan pencarian dengan menggu nakan perahu nelayan untuk menjangkau area seluas 7,15 mil laut.
Nanang menjelaskan, tim SAR gabungan tidak hanya melakukan pencarian di laut, namun juga membentuk jejaring komunikasi dengan nelayan sekitar. Mereka diberikan informasi agar turut meman tau kondisi sekitar dan melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Operasi SAR ini melibatkan kolaborasi lintas lembaga dan komunitas, seperti tim Pos SAR Banyuwangi, Satpolairud Muncar, Pos TNI AL Muncar, BPBD kab. Banyuwangi, Dinas Kelautan dan Perikanan Banyuwangi, KSOP Banyuwangi, TAGANA, RAPALA, 851 Rescue, BARAC, SROP Muncar, RAPI, Agen Informasi Bencana Banyuwangi, Koin Dhuafa, serta para nelayan dan relawan potensi SAR lainnya.
Diketahui kejadian yang dialami kedua korban ini berawal saat mereka bersama 24 orang lainnya pergi melaut di perairan Banyubiru, pada Jumat (22/5/2025) pukul 13.00 WIB, dengan menaiki KM Latif Sumberwangi. Mereka berangkat dari dermaga Kalimoro, Muncar. (Hms)