Nenek Tima Ditemukan Tim SAR Gabungan di Sungai Bedadung Jember
Jember, BASARNAS – Nenek Tima (75) seorang warga dusun Bedadung Wetan, pada Senin (10/3/2025) sekitar pukul 08.00 WIB, ditemukan sudah dalam kondisi meninggal di sungai Bedadung, kecamatan Rambipuji, kabupaten Jember.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., S.IP., M.M., selaku SMC (SAR Mission Coorsinator) dalam operasi SAR kali ini mengatakan, jenazah nenek Tima ditemukan tim SAR gabungan pada hari ketiga pencarian, di lokasi yang berjarak sekitar 15,39 kilometer dari lokasi awal hanyutnya korban.
Proses evakuasi jenazah korban dilakukan tim SAR gabungan dibantu warga sekitar. Selanjutnya, jenazah dibawa dengan menggunakan ambulance ke rumah duka guna diserahkan kepada pihak keluarga.
Sebelumnya selama tiga dari melakukan upaya pencarian korban, lanjut Nanang, tim SAR gabungan telah mengerahkan dua SRU (Search and Rescue) air untuk menyisir aliran sungai Bedadung.
SRU air pertama melakukan pencarian sejauh 2,71 kilometer dengan menggunakan perahu karet. SRU air kedua melakukan pencarian sejauh 3,59 kilometer dengan menggu nakan perahu rafting.
SRU air pertama melakukan manuver perahu karet di beberapa lokasi yang dicurigai. Melalui manuver ini, diharapkan akan timbul gelombang air yang besar, kemudian akan mengangkat benda-benda yang ada di dalam atau dasar sungai, termasuk kedua korban yang dicurigai ada di dalamnya.
Pada saat yang bersamaan, beberapa orang personel dikerahkan tim SAR gabu ngan dikerahkan untuk melakukan pemantauan dari darat di beberapa lokasi yang ada di sepanjang aliran sungai Bedadung.
Mereka juga menyebarkan informasi kejadian hanyutnya korban ini kepada warga sekitar dengan maksud agar warga melaporkan jika melihat keberadaan korban.
Keberhasilan proses pencarian hingga evakuasi korban ini berkat kerjasama yang baik dari sejumlah pihak, diantaranya Pos SAR Jember, BPBD kabupaten Jember, Polsek Rambipuji, Polsek Balung, Koramil Rambipuji, Siluman Rescue, Brandal Alas Rescue, Relawan Bensromben, SAR OPA, Baret Rescue, warga sekitar dan potensi SAR lainnya.
Diketahui kejadian yang dialami korban ini berawal Saat warga melihat ada seorang yang hanyut di sungai Bedadung, pada Sabtu (8/3/2025) pagi. Orang yang hanyut itu terlihat memakai baju warna hijau dan rok warna cokelat. Warga sekitar sudah berusaha untuk menolong korban, namun gagal karena kondisi arus sungai yang deras. (Hms)