Nafisatul Ula Ditemukan di Sungai Candirenggo

Malang, BASARNAS – Nafisatul Ula (8) seorang anak warga kampung Lowoksari ditemukan tim SAR gabungan di aliran sungai desa Candirenggo, kecamatan Singosari, Malang, pada Minggu (29/1) sudah dalam kondisi meninggal.

 

Tim SAR gabungan menemukan jenazah korban di lokasi yang berjarak sekitar 36,6 km dari lokasi kejadian, pada pukul 08.00 WIB. Jenazah korban dievakuasi dari lokasi penemuan dan kemudian dibawa ke RS Syaiful Anwar kota Malang.

 

Kasi Operasi Kantor SAR Surabaya, Haris Supardi mengatakan, tim SAR ga-bungan menemukan keberadaan korban pada hari kelima pencarian. Pada upaya pencarian sebelumnya, sebanyak 3 SRU air dan 2 SRU darat telah dikerahkan.

 

SRU air 1 melakukan penyisiran dengan perahu rafting, dari BMR menuju ke Taman Indi, jarak tempuh 3,36 km. SRU air 2 melakukan penyisiran dengan perahu rafting di daerah bendungan Sengguruh. SRU air 3 melakukan penyisiran dengan perahu kayak, dari Kedung Kandang menuju ke Gadang, jarak tempuh 5,1 km.

 

SRU darat 1 melakukan penyisiran dari daerah sebelum rel menuju ke BMR, jarak tempuh sekitar 1,37 km. SRU darat 2 melakukan penyisiran di tepi sungai dari BMR menuju ke daerah jembatan Tanjung, jarak tempuh sekitar 2,14 km.

 

Di sela penyisiran darat, SRU darat menyebarkan informasi kejadian hilangnya korban kepada warga di sekitar sungai Candirenggo. Hal ini dilakukan agar jika ada warga yang melihat korban, maka diharapkan melaporkan kepada petugas.

 

Unsur-unsur SAR gabungan yang terlibat dalam upaya pencarian korban, diantaranya tim Kantor SAR Surabaya, BPBD kabupaten Malang, Polsek Singosari, Koramil Singosari, PMI, PPMR, SAR Trenggana, IOF, SAR Mahameru, SAR Kanjuruhan, MDMC, RAPI, Welirang Rescue, Gempar, Arela, Estehanget, Sarkun, Box, Rescue Bululawang, Aksi, SAR Samudra 888, Banser, Rem, RPMR, TAGANA, Bakorsiskom, JKJT, KNDJH Rescue 020, Resita,  dan potensi SAR lainnya. (Hms)