Korban Hanyut di Sungai Blega Akhirnya Ditemukan

Bangkalan, BASARNAS Sohibul Khoirom (16) akhirnya ditemukan tim SAR gabungan, meski sudah dalam kondisi meninggal, pada Rabu (22/1/2025) di sungai desa Blega, kecamatan Blega, kabupaten Bangkalan.

 

Kasi Operasi Kantor SAR Kelas A Surabaya, Didit Arie Ristandy mengatakan bahwa tim SAR gabungan pertama kali menemukan jenazah korban pada pukul 13.20 WIB di lokasi yang berjarak sekitar 950 meter dari lokasi kejadian.

 

Proses evakuasi jenazah korban dari lokasi penemuan ke darat berjalan tanpa kendala. Selanjutnya, jenazah keduanya dibawa ke Puskesmas Blega guna mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh petugas yang berwenang.

 

Sebelumnya dalam upaya pencarian korban, lanjut Didit, sebanyak dua SRU air telah dikerahkan untuk menyisir aliran sungai Blega dengan menggunakan perahu karet.

 

SRU air pertama melakukan pencarian dengan menempuh jarak sekitar 3 kilometer. SRU air kedua, melakukan pencarian dengan menempuh jarak sekitar 2 kilometer. Di beberapa lokasi yang dicurigai, kedua SRU air secara bergantian melakukan menuver perahu karet.

 

Tujuan dilakukannya manuver perahu ini adalah agar timbul gelombang air yang besar, kemudian akan mengangkat benda-benda yang ada di dalam atau dasar sungai, termasuk kedua korban yang dicurigai ada di dalamnya.

 

Pada saat yang bersamaan, satu SRU darat dikerahkan untuk melakukan pemantauan dari darat di beberapa lokasi yang ada di sepanjang aliran sungai Blega. Mereka juga menyebarkan informasi kejadian hanyutnya korban ini kepada warga sekitar dengan maksud agar warga melaporkan jika melihat keberadaan korban.

 

Keberhasilan proses pencarian hingga evakuasi korban ini berkat kerjasama yang baik dari sejumlah pihak, diantaranya tim Pos SAR Sumenep, BPBD Prov Jatim, BPBD kabupaten Bangkalan, BPBD kabupaten Sampang, LANAL Batu Poron, KODIM 0829 Bangkalan, Koramil Blega, Polsek Blega, TAGANA, dan potensi SAR lainnya.

 

Diketahui bahwa kejadian yang dialami kedua korban ini berawal saat Ia beraktivitas di tepi sungai yang ada di dekat pondok pesantren Al-Hamidi tempatnya belajar, pada hari Selasa (21/1/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Diduga korban terpeleset kemudian terjatuh dan tenggelam di sungai. (Hms)