Korban Hanyut di Drainase Desa Druju Ditemukan di Bendungan Sengguruh
Malang, BASARNAS – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Okta Puji Raharjo (13) pada hari keempat pencarian, Jumat (20/2/2026) malam. Penemuan korban ini bermula dari informasi petugas Jasa Tirta I yang melihat sesosok jenazah di area bendungan Sengguruh.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC, mengatakan bahwa jenazah korban terlihat oleh petugas Jasa Tirta I berada di area bendungan Sengguruh, yang berjarak sekitar 21 kilometer dari lokasi awal korban diduga hanyut.
Tim SAR gabungan kemudian mengerahkan tim untuk melakukan pengecekan di lokasi yang dimaksud. Jenazah kemudian dievakuasi ke darat dan dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk proses identifikasi oleh petugas berwenang.
Pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 06.15 WIB, tim SAR gabungan menerima konfirmasi dari pihak kepolisian dan rumah sakit bahwa jenazah tersebut dipastikan merupakan korban yang selama ini dicari. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Selanjutnya tim SAR gabungan menyerahkan jenazah tersebut kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Seperti diberitakan sebelumnya, tim SAR gabungan telah melakukan upaya pencarian selama empat hari di aliran drainase Desa Druju. Operasi SAR ini dilakukan dengan mengerahkan dua SRU air dan satu SRU darat.
Memasuki hari keempat, area pencarian diperluas hingga aliran Sungai Lesti. Tim mengoperasikan dua SRU air menggunakan dua perahu rafting dan satu perahu karet bermesin.
Koordinator Unit Siaga SAR Malang Raya, Imam Nahrowi, selaku OSC (On Scene Coordinator), mengatakan bahwa arus sungai yang deras menjadi tantangan utama di lapangan. Meski demikian, pencarian tetap dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel.
Selain penyisiran sungai, satu SRU darat juga dikerahkan menelusuri tepi drainase. Tim memeriksa sejumlah titik sumbatan untuk memastikan kemungkinan keberadaan korban
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Malang Raya, BPBD Kabupaten Malang, Polsek dan Koramil Sumbermanjing Wetan, MSR, PMI, Pemdes Druju, Lintamal Rescue, SAR Mahameru, Senkom, RAPI, PSR, Potensi SIR, SAR MTA, SAR Sobat Tolol, Sumawe Bersatu, warga sekitar dan sejumlah potensi SAR di wilayah Malang Raya. (Hms)