Dua Korban Longsoran Tambang Pasir di Blitar Berhasil Ditemukan
Blitar, BASARNAS – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Nurkholis (45) korban terakhir yang tertimbun longsoran dinding tambang pasir di desa Karangrejo, Garum, kabupaten Blitar, pada Selasa (18/2/2025), sekitar pukul 13.00 WIB.
Satu korban tertimbun longsor lainnya, Nur Rohman (31), telah ditemukan pada hari sebelumnya, pada Senin (17/2/2025), sekitar pukul 11.55 WIB. Lokasi penemuan jenazah kedua korban tidak jauh dari lokasi awal terjadinya longsor.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya, Didit Arie Ristandy, S.E., selaku SMC (SAR Mission Coordinator) dalam operasi SAR kali ini mengatakan, Nurkholis ditemukan di lokasi yang berjarak sekitar 3 meter dan Rohman ditemukan di lokasi yang berjarak sekitar 2 meter dari lokasi awal longsor.
Didit menambahkan, tim SAR gabungan tidak membutuhkan waktu lama untuk mengevakuasi jenazah kedua korban. Setelah berhasil dievakuasi, selanjutnya jenazah korban dibawa ke rumah duka masing-masing.
Sebelumnya dalam upaya pencarian kedua korban ini, sebanyak 2 SRU (Search and Rescue) mencari di 2 area yang berbeda. SRU pertama melakukan pencarian menggunakan excavator di koordinat 7° 59' 40" S 112° 16' 43" E. SRU kedua melakukan penca rian menggunakan alkon pada koordinat 7° 59' 40" S 112° 16' 44" E.
Yoni Fariza selaku OSC (On Scene Commander) mengatakan kendala yang dihadapi tim SAR gabungan saat melakukan pencarian, yaitu kondisi tanah di sekitar area longsor yang masih labil.
Karenanya selama proses pencarian dilakukan, ada satu tim safety officer yang bertugas melakukan pengawasan keamanan. Safety officer ini akan memberikan peringat an jika ada tanda-tanda bahaya yang dapat mengancam keselamatan seluruh personel yang sedang melakukan pencarian.
Dalam upaya pencarian korban ini, sejumlah unsur SAR terlibat, diantara tim dari Unit Siaga SAR Malang Raya, BPBD kabupaten Blitar, Agen BPBD Prov Jatim, Polsek Gandusari, Koramil Gandusari, TAGANA, PMI, Bolone ODGJ Malang, Rescue 020, LMI Blitar, RESOB, TSA, sekitar dan potensi SAR lainnya.
Diketahui kejadian nahas yang dialami kedua korban ini berawal saat kedua korban bekerja di tambang pasir, pada Minggu (16/2/2025). Sekitar pukul 15.30 WIB, dinding di area kerja kedua korban longsor dan menimbun keduanya. (Hms)