Dua dari Enam Korban Longsor Trenggalek Ditemukan
Trenggalek, BASARNAS - Kamis (22/05), hari keempat operasi pencarian korban bencana alam tanah longsor di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kec. Bendungan, Kab. Trenggalek menemukan titik terang. Dua dari enam korban yang dicari ditemukan tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia tertimbun material longsor.
Didit Arie Ristandy., Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya yang berada di posko gabungan mengkonfirmasi penemuan ini. Korban pertama ditemukan sekitar pukul 15.10 WIB dan selang 50 menit kemudian, tim SAR gabungan menemukan korban kedua dengan jarak yang tidak jauh dari korban pertama.
"Kami menemukan sesuai dengan lokasi yang sudah di marking oleh K9 dari Polda Jatim dan SAR Dog Indonesia, kemudian setelah digali secara manual, tim mendapati bau menyengat" jelas Didit.
Setelah dievakuasi dari lokasi longsor, dari Basarnas korban diserahkan ke pos DVI yang ada di posko DVI dan diserahterimakan kepada Kapolres Trenggalek. Kedua jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Trenggalek untuk proses identifikasi.
"Kami belum bisa memastikan data korban yang telah ditemukan karena menunggu proses identifikasi oleh tim Inafis di RSUD Trenggalek" imbuh Didit.
Sebelumnya kurang lebih 200 personil tim SAR gabungan dibagi menjadi 5 tim, yakni tim SAR Dog, tim personil Alpha, tim personil Bravo, Alkon, dan Ekskavator. Operasi SAR hari ini memaksimalkan upaya pencarian dengan tenaga manusia di titik lokasi utama kejadian.
Adapun unsur SAR yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban longsor ini, diantaranya Kantor SAR Kelas A Surabaya, POLRES Trenggalek, SATBRIMOB POLDA Jatim, BPBD Prov Jatim, BPBD kab Trenggalek, BPBD kab Jombang, Unit Satwa K9 POLDA Jatim, Unit INAFIS POLDA Jatim, Unit DVI RS Bhayangkara Tulungagung, KODIM 0806 Trenggalek, Polsek Bendungan, Koramil Bendungan, SAR Dog Indonesia, SAR MTA, Dinas PUPR, Rumah Zakat, LMI, Dompet DHuafa, BAZNAS, SARSU, Hujung Galuh Rescue, MDI, SAKA SAR, dan sejumlah unsur SAR lainnya.
Setelah penemuan dua korban ini, sekitar pukul 17.00 WIB, posko mendapatkan informasi dari On Scene Commander (OSC) dari Basarnas bahwa pencarian dihentikan karena mulai turun hujan dan hari mulai gelap. Pencarian akan dilanjutkan besok, Jumat (23/05) dengan diawali oleh apel tim SAR gabungan. (Hms)
