BASARNAS Dampingi Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI di Jatim
Surabaya, BASARNAS – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) turut melakukan pendampingan dalam kunjungan kerja reses Komisi V DPR RI di Provinsi Jawa Timur, pada Senin (23/2/2026).
Kunjungan kerja ini dimaksudkan untuk meninjau kesiapan infrastruktur dan transportasi menjelang arus mudik Lebaran 2026 sekaligus memperkuat sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam aspek keselamatan masyarakat.
Sekretaris Utama (Sestama) BASARNAS Dr. Abdul Haris Achadi, S.H., DESS., hadir mendampingi rombongan Komisi V DPR RI yang dipimpin Ir. Ridwan Bae bersama 12 anggota Komisi V dari berbagai fraksi.
Dalam kegiatan ini, Sestama BASARNAS didampingi oleh Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit P.H. serta Kasi Operasi dan Siaga SAR Kantor SAR Kelas A Surabaya.
Sejumlah mitra kerja Komisi V DPR RI turut hadir, antara lain Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian PKP, Kementerian Desa dan PDT, Kementerian Transmigrasi, BMKG, serta BUMN di sektor transportasi seperti InJourney Airports dan PT Pelni.
Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono dan Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan lapangan di Terminal Purabaya (Bungurasih), salah satu terminal tersibuk di Jawa Timur. Agenda dilanjutkan dengan rapat koordinasi di Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III.
Dalam rapat tersebut dibahas kesiapan infrastruktur jalan dan transportasi di Jawa Timur menjelang Lebaran 2026, dengan fokus pada perbaikan jalan nasional, jalan provinsi, serta akses menuju terminal.
Beberapa hal yang disorot oleh anggota Komisi V DPR RI, yaitu evaluasi manajemen terminal guna meningkatkan pelayanan angkutan Lebaran. Selain itu, mereka juga meminta penyelenggara transportasi laut dan udara memastikan tidak terjadi kelebihan kapasitas penumpang serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum perjalanan.
BMKG dalam forum tersebut memberikan sejumlah rekomendasi menghadapi mudik Lebaran 2026. Di antaranya potensi tanah longsor di wilayah perbukitan, gelombang tinggi di pesisir selatan Jawa Timur, serta potensi genangan dan banjir di daerah rawan dengan sistem drainase terbatas saat hujan berintensitas tinggi.
BASARNAS menegaskan komitmennya untuk mendukung keselamatan masyarakat selama masa libur Lebaran melalui rencana Siaga SAR Khusus Lebaran 2026.
Rencana Siaga SAR Khusus Lebaran ini akan melibatkan ratusan personel dan pengerahan Alut (Alat Utama) SAR darat, laut, dan udara untuk mengantisipasi potensi kedaruratan yang membahayakan jiwa manusia. (Hms)