Profil Kantor

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Surabaya adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) dengan wilayah kerja SAR, yaitu 23 kabupaten dan 8 kota, 520 kecamatan, 668 kelurahan dan 7.110 desa di Jawa Timur, dengan wilayah laut seluas 45.925,42 km2, dan wilayah daratan seluas 34.345,48 km2. Ketentuan organisasi dan tata kerjanya saat ini mengacu pada Peraturan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Nomor 4 Tahun 2025.

 

BATAS WILAYAH KERJA :

- Utara = Laut Jawa

- Timur = Kab. Probolinggo & Kab. Lumajang

- Selatan = Samudera Hindia

- Barat = Jawa Tengah

 

Tugas pokok Kantor SAR Kelas A Surabaya

Tugas Kantor SAR Kelas A Surabaya adalah menyelenggarakan pelayanan pencarian dan pertolongan (SAR) secara cepat, tepat, aman, terpadu, dan terkoordinasi terhadap orang yang menghadapi keadaan darurat atau bahaya.

 

Ruang lingkup tugas tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut:

  1. 1.    Melaksanakan Siaga SAR

Kantor SAR Kelas A Surabaya harus memastikan kesiapsiagaan personel, sarana, prasarana, komunikasi, dan unsur SAR sehingga dapat merespons laporan kejadian sewaktu-waktu. Siaga ini menjadi dasar agar ketika terjadi kecelakaan, bencana, atau kondisi membahayakan manusia, respons awal dapat dilakukan dengan cepat.

 

  1. 2.    Melaksanakan Tindak Awal Operasi SAR

Setelah menerima informasi kejadian, Kantor SAR Kelas A Surabaya melakukan tindakan awal, antara lain menerima dan memverifikasi informasi, menentukan kebutuhan respons, mengerahkan personel dan peralatan, serta melakukan koordinasi dengan unsur terkait.

 

  1. 3.    Melaksanakan Operasi SAR

Ini merupakan fungsi utama di lapangan, yaitu melakukan:

·   Pencarian Korban;

·   Pertolongan;

·   Penyelamatan;

·   Evakuasi Korban;

·   Penanganan Keadaan Darurat Sesuai Karakteristik Kejadian.

 

Operasi dapat berkaitan dengan kecelakaan pelayaran, kecelakaan penerbangan, bencana, maupun kondisi membahayakan manusia. Kerangka tugas ini secara eksplisit mencakup usaha mencari, menolong, menyelamatkan, dan mengevakuasi manusia yang menghadapi keadaan darurat atau bahaya.

 

  1. 4.    Mengoordinasikan dan mengendalikan Potensi SAR

Kantor SAR Kelas A Surabaya tidak bekerja sendirian. Dalam suatu operasi, Kantor SAR berperan mengoordinasikan, mengerahkan, dan mengendalikan berbagai Potensi SAR, seperti TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, instansi perhubungan, pelaku usaha transportasi, organisasi kemasyarakatan, relawan, dan unsur masyarakat lainnya.

Dengan demikian, Kantor SAR Kelas A Surabaya berfungsi sebagai salah satu pusat koordinasi operasi pencarian dan pertolongan di wilayah kerjanya. Dalam praktiknya, koordinasi lintas instansi merupakan bagian penting dari operasi SAR.

 

  1. 5.    Melaksanakan latihan SAR

Kantor SAR Kelas A Surabaya juga bertugas meningkatkan kemampuan personel melalui latihan dan simulasi. Materinya dapat mencakup berbagai kemampuan teknis, seperti:

·   Water Rescue;

·   Vertical Rescue;

·   Urban Search And Rescue (Usar);

·   Medical First Responder;

·   Jungle Rescue;

·   Pertolongan Di Laut;

·   Penggunaan Peralatan Sar;

·   Komunikasi Dan Manajemen Operasi.

Salah satu contohnya adalah kegiatan penguatan kemampuan USAR dan penerapan metodologi INSARAG di Kantor SAR Kelas A Surabaya.

 

  1. 6.    Mengelola komunikasi SAR

Komunikasi menjadi bagian penting dari sistem operasi SAR. Kantor SAR Kelas A Surabaya harus memastikan informasi kejadian dapat diterima, diteruskan, dikoordinasikan, dan digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan operasi.

Fungsi ini mencakup dukungan komunikasi antara kantor, rescuer, Pos SAR, kapal SAR, pesawat atau unsur lainnya, serta koordinasi dengan Potensi SAR.

 

  1. 7.    Melaksanakan pembinaan Potensi SAR

Kantor SAR Kelas A Surabaya juga memiliki fungsi membangun dan meningkatkan kemampuan unsur-unsur masyarakat maupun instansi yang memiliki potensi untuk membantu pelaksanaan SAR.

Bentuknya antara lain:

·   Pelatihan;

·   Pembinaan;

·   Latihan Bersama;

·   Simulasi;

·   Peningkatan Kemampuan Teknis;

·   Penguatan Koordinasi Dan Interoperabilitas.

 

  1. 8.    Melaksanakan pemasyarakatan SAR

Tugas Kantor SAR Kelas A Surabaya bukan hanya datang ketika terjadi musibah. Kantor SAR juga melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai keselamatan dan pencarian serta pertolongan.

Misalnya melalui pameran peralatan SAR, edukasi keselamatan, simulasi penyelamatan, kegiatan sekolah, media sosial, dan kegiatan bersama masyarakat. Kantor SAR Kelas A Surabaya sendiri menggunakan kegiatan publik seperti NABOD sebagai sarana mengenalkan tugas BASARNAS dan edukasi SAR kepada masyarakat.

 

  1. 9.    Menyusun rencana dan program kerja

Sebagai UPT pemerintah, Kantor SAR Kelas A Surabaya juga mempunyai fungsi perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi, dan pelaporan program kerja sehingga kegiatan operasional dan administrasi dapat berjalan sesuai ketentuan.

 

  1. 10.  Mengelola dan memelihara sarana serta prasarana SAR

Kesiapsiagaan operasi sangat bergantung pada kondisi peralatan. Karena itu, kendaraan SAR, kapal, peralatan komunikasi, peralatan ekstrikasi, peralatan vertical rescue, perlengkapan medis, perlengkapan penyelaman, dan peralatan lainnya harus dipelihara dan dipastikan siap digunakan.

Hal ini juga terlihat dalam pelaksanaan kegiatan Kantor SAR Kelas A Surabaya yang melibatkan berbagai sarana seperti rescue truck, peralatan ekstrikasi, USAR, dan vertical rescue.