Tim SAR Gabungan Temukan Tasam di Bengawan Solo Bojonegoro
Bojonegoro, BASARNAS – Tim SAR gabungan berhasil menemukan Tasam (60) setelah melakukan pencarian di Bengawan Solo, desa Kanor, kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (5/2/2025). Saat ditemukan, kondisi Tasam sudah meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., S.IP., M.M., selaku SMC dalam operasi SAR kali ini mengatakan, jenazah korban ditemukan tim SAR gabungan sekitar pukul 09.59 WIB di lokasi yang berjarak sekitar 9,6 kilometer dari lokasi kejadian tenggelamnya korban.
Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan ke darat, selanjutnya jenazah korban dibawa tim SAR gabungan ke RSUD Bojonegoro guna mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh petugas yang berwenang.
Sebelumnya dalam upaya pencarian korban, lanjut Nanang, tim SAR gabungan telah mengerahkan dua SRU air untuk menyisir Bengawan Solo dengan menggunakan dua set perahu karet.
SRU air pertama melakukan pencarian dengan menempuh jarak sekitar 3 kilometer. SRU air kedua, melakukan pencarian dengan menempuh jarak sekitar 2 kilometer.
Kedua SRU air melakukan manuver perahu karet di beberapa lokasi yang dicurigai. Melalui manuver ini, diharapkan akan timbul gelombang air yang besar, kemudian akan mengangkat benda-benda yang ada di dalam atau dasar sungai, termasuk kedua korban yang dicurigai ada di dalamnya.
Pada saat yang bersamaan, beberapa orang personel dikerahkan tim SAR gabu ngan dikerahkan untuk melakukan pemantauan dari darat di beberapa lokasi yang ada di sepanjang aliran Bengawan Solo, seperti di dermaga penyeberangan perahu.
Mereka juga menyebarkan informasi kejadian hanyutnya korban ini kepada warga sekitar dengan maksud agar warga melaporkan jika melihat keberadaan korban.
Keberhasilan proses pencarian hingga evakuasi korban ini berkat kerjasama yang baik dari sejumlah pihak, diantaranya tim Unit Siaga SAR Bojonegoro, BPBD kabupaten Bojonegoro, Damkar, KODIM Bojonegoro, Polres Bojonegoro, SAR Brimob, Polsek Kanor, Koramil Kanor, Elang Bengawan Rescue, PMI, Satpol PP, SAR MTA, LPBI NU, ORARI, Destana Banjarsari, URC SH Terate Bojonegoro, dan potensi SAR lainnya.
Diketahui kejadian yang dialami korban ini berawal saat korban sedang mencari kayu bakar di tepi Bengawan Solo, pada Selasa (21/1/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Diduga korban terpeleset kemudian terjatuh dan tenggelam di sungai. (Hms)