Adytya Ditemukan Meninggal di Sungai Mermo Magetan
Magetan, BASARNAS – Adytya Yoga Pratama (23) ditemukan tim SAR gabungan sudah dalam kondisi meninggal, pada Senin (17/3/2025) di sungai Mermo, yang melintas di desa Lembeyan Wetan, kecamatan Lembeyan, kabupaten Magetan.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., S.IP., M.M., selaku SMC dalam operasi SAR kali ini mengatakan, jenazah Adytya ditemukan tim SAR gabungan di hari ketiga pencarian, di lokasi yang berjarak 60 km dari lokasi awal hanyutnya korban.
Proses evakuasi jenazah korban dilakukan tim SAR gabungan dibantu warga sekitar. Selanjutnya, jenazah dibawa dengan menggunakan ambulance ke RSUD Suroto Ngawi guna mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh petugas yang berwenang.
Sebelumnya selama tiga dari melakukan upaya pencarian korban, lanjut Nanang, tim SAR gabungan telah mengerahkan tiga SRU (Search and Rescue) air untuk menyisir aliran sungai Mermo.
SRU air pertama melakukan pencarian dengan metode susur sungai dari daerah jembatan Tunggur hingga jembatan Limpas Dukuh. SRU air kedua melanjutkan penyisiran dengan susur sungai dari jembatan Limpas Dukuh hingga Tempuran Bengawan.
Sementara itu, SRU air ketiga melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet. Daerah yang disisir mulai dari daerah Tempuran Bengawan hingga DAM Jati, dengan menempuh jarak sejauh 6,5 kilometer.
SRU air ketiga melakukan manuver perahu karet di beberapa lokasi yang dicurigai. Melalui manuver ini, diharapkan akan timbul gelombang air yang besar, kemudian akan mengangkat benda-benda yang ada di dalam atau dasar sungai, termasuk kedua korban yang dicurigai ada di dalamnya.
Pada saat yang bersamaan, beberapa orang personel dikerahkan tim SAR gabu ngan dikerahkan untuk melakukan pemantauan dari darat di beberapa lokasi yang ada di sepanjang aliran sungai Mermo.
Mereka juga menyebarkan informasi kejadian hanyutnya korban ini kepada warga sekitar dengan maksud agar warga melaporkan jika melihat keberadaan korban.
Keberhasilan proses pencarian hingga evakuasi korban ini berkat kerjasama yang baik sejumlah pihak, diantaranya tim Pos SAR Trenggalek, BPBD kabupaten Magetan, POLRES Magetan, Senkom, LPBI NU, SAR MTA, PMI, TAGANA, RAPI, Relawan 24 jam, Lintas Ambulance Indonesia, Rescue Ngawi, Pemdes Tunggur, dan potensi SAR lainnya.
Diketahui kejadian yang dialami korban memancing ikan bersama temannya di sungai Memo, pada Sabtu (15/3/2025). Sekitar pukul 16.00 WIB tiba-tiba datang banjir bandang dari hulu sungai. Korban yang tidak sempat menyelamatkan diri, akhirnya hanyut terbawa arus. (Hsm)