Tim SAR Gabungan Tangani 62 Penyintas KMP Mutiara Sentosa II di Surabaya
Surabaya, Basarnas — Sebanyak 62 penyintas insiden terbakarnya KMP Mutiara Sentosa II tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, pada Selasa (4/8/2026) pukul 14.15 WIB. Setibanya di darat, mereka mendapatkan penanganan terpadu oleh pihak-pihak terkait.
Sebelum tiba di Surabaya, para korban terlebih dahulu diselamatkan oleh TB Hasnur 26, kemudian dievakuasi ke Pulau Masalembu sebagai lokasi transit sebelum diberangkatkan menuju Surabaya menggunakan KN Masalembu.
Kedatangan mereka disambut oleh Kepala BASARNAS Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Wakil Menteri Perhubungan Komjen Pol. (Purn.) Suntana, serta sejumlah pejabat dari instansi terkait.
Setelah turun dari kapal, seluruh penyintas diarahkan memasuki Gedung Gapura Surya Nusantara untuk menjalani proses pendataan identitas dan pemeriksaan kesehatan.
Di sela proses penanganan, Mohammad Syafii didampingi Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit P.H., menemui sejumlah penyintas untuk mendengarkan langsung cerita apa yang mereka alami.
Dalam kesempatan tersebut, Syafii memberikan dukungan moril kepada para penyintas agar tetap tenang. Ia menyampaikan bahwa pemerintah bersama seluruh unsur terkait akan memberikan pelayanan hingga seluruh korban memperoleh penanganan yang dibutuhkan.
Dengan tibanya 62 penyintas ini, jumlah korban yang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan adalah 238 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 233 orang dalam keadaan selamat, sedangkan lima orang dinyatakan meninggal dunia.
Pada konferensi pers usai penyambutan, Syafii menjelaskan bahwa data manifes penumpang telah disinkronkan antara pihak Kesyahbandaran dan operator kapal. Hasil pencocokan tersebut memastikan jumlah orang yang berada di atas kapal saat kejadian sebanyak 238 orang.
Berdasarkan hasil sinkronisasi tersebut, BASARNAS secara resmi menghentikan Operasi SAR Mutiara Sentosa II dan mengalihkan operasi SAR menjadi operasi kesiapsiagaan. Hal ini dilakukan dengan mengoptimalkan pemantauan di perairan sekitar lokasi kejadian yang dilakukan bersama seluruh unsur terkait hingga tiga hari kedepan.
BASARNAS menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam proses operasi SAR, mulai dari unsur-unsur TNI AL, POLDA Jawa Timur, KSOP Utama Tanjung Perak, PT Pelindo, Kantor Distrik Navigasi Tanjung Perak, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya, serta seluruh pihak yang telah bekerja membantu. (Hms)