Rescuer Kantor SAR Surabaya Jalani Uji Kemampuan Medical First Responder

Surabaya, BASARNAS – Seluruh rescuer Kantor SAR Kelas A Surabaya mengikuti Uji Periodik Semester I Tahun 2026 dengan materi Medical First Responder (MFR) di ruang briefing Kantor SAR Kelas A Surabaya, pada Senin higga Selasa (29-30/6/2026).
 
Uji periodik diikuti rescuer dari seluruh jenjang kompetensi, mulai tingkat pemula hingga mahir. Bagi rescuer pemula, materi yang diujikan, yaitu teknik pembidaian pada korban yang mengalami patah tulang tangan maupun kaki.
 
Uji kemampuan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan personel dalam melakukan imobilisasi secara tepat, guna mencegah cedera semakin parah sebelum korban dievakuasi ke fasilitas kesehatan.
 
Sementara itu, rescuer tingkat mahir menjalani uji kemampuan pemberian Bantuan Hidup Dasar (BHD) melalui Resusitasi Jantung Paru (RJP), baik secara manual maupun menggunakan alat Automated External Defibrillator (AED).
 
Uji kemampuan ini dimaksudkan untuk memastikan personel mampu menangani kondisi henti jantung secara cepat dan sesuai prosedur guna meningkatkan peluang keselamatan korban.
 
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit PH, mengatakan uji periodik merupakan bagian dari upaya menjaga profesionalisme dan kesiapsiagaan personel SAR.
 
“Setiap rescuer harus mampu mempertahankan kompetensinya melalui evaluasi berkala. Penguasaan keterampilan Medical First Responder menjadi bekal penting karena dalam operasi SAR, sebab rescuer sering menjadi pihak pertama yang memberikan pertolongan kepada korban sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan,” ujarnya. (Hms)