KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN SURABAYA


Tim SAR Tetap Lakukan Pencarian dalam Kondisi Hujan


Sidoarjo – Meskipun dalam kondisi hujan deras, tim SAR gabungan tetap bersemangat melakukan upaya pencarian terhadap Samboja Putra Bangsa (16) yang tenggelam di sungai dusun Kalitengah, kecamatan Tanggulangin, kabupaten Sidoarjo. Kerja keras itu pun berakhir manis, korban berhasil ditemukan pada Senin (15/2) pukul 15.00 WIB. {READMORE}

“Jenazah korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian musibah, jaraknya sekitar 700 meter. Saat ditemukan, kondisi jenazah korban masih baik namun sudah mengeluarkan bau tidak sedap karena memang hampir mencapai waktu 24 jam sejak kejadian,” kata Farid Kurniadi, koordinator lapangan tim rescuer Kantor SAR Surabaya.

Saat melakukan penyisiran, lanjut Farid, awalnya tim rescuer Kantor SAR Surabaya sudah mencium bau tidak sedap, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban secara visual. Sehingga kemudian, penyisiran dilanjutkan kembali hingga sejauh satu kilometer dari lokasi tersebut.

Tim rescuer Kantor SAR Surabaya kembali bergerak menyisir ke lokasi terciumnya bau tidak sedap karena masih menyimpan rasa penasaran. Tim rescuer melakukan gerakan manuver perahu karet di sekitar lokasi agar jenazah korban yang diduga berada di dasar sungai, dapat terangkat ke permukaan.

“Dan benar saja, karena gelombang besar yang ditimbulkan manuver perahu karet, akhirnya jenazah korban dapat terangkat ke permukaan sungai. Awalnya personel kami merasakan ada sesuatu yang menghambat laju mesin motor tempel (mopel), setelah diperiksa ternyata itu adalah baju korban yang menyangkut pada propeller atau baling-baling mopel,” kata Farid.

Kabar penemuan jenazah korban ini pun cepat menyebar ke warga sekitar di sekitar lokasi musibah. Warga, termasuk keluarga korban, beramai-ramai datang ke titik evakuasi. Setelah pihak keluarga korban memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Samboja, selanjutnya jenazah korban langsung dibawa menuju ke rumah duka untuk dilakukan perawatan jenazah sebelum dimakamkan.

Selain diguyur hujan deras saat melakukan pencarian, tim SAR gabungan juga menghadapi kendala berupa derasnya arus sungai serta banyaknya sampah dan daun eceng gondok. Bahkan, tim SAR juga menerobos pepohonan yang batangnya tumbuh menjalar hingga ke tengah sungai.

Dalam pencarian ini, unsur SAR yang terlibat dibagi menjadi tiga tim. Tim pertama, SAR Brimob Porong bersama warga sekitar membersihkan sampah-sampah yang menumpuk di bawah jembatan dekat lokasi. Tim kedua, dari Kantor SAR Surabaya, Koramil Tanggulangin, BPBD dan Tagana kabupaten Sidoarjo menyisir dari jembatan tersebut hingga sejauh sekitar 2,5 kilometer.

Sementara itu tim ketiga yang terdiri dari personel Polsek Tanggulangin, SAR Mahameru dan sebagian personel tim rescuer Kantor SAR Surabaya, melakukan pencarian melalui jalur darat dengan menyisir di sepanjang tepi sungai hingga mencapai DAM (pintu air) terakhir.

Menurut informasi dari saksi mata di lokasi kejadian, musibah yang menimpa korban berawal saat korban bermain bola bersama teman-temannya, pada Minggu (14/2) sore. Bermaksud ingin mengambil bola yang jatuh ke sungai, korban menceburkan diri ke sungai untuk mengambil bola tersebut. Namun naas, arus sungai yang deras saat itu membuat korban hanyut dan tenggelam. (Lib)



Kategori General Berita .
Pengunggah : author
16 February 9:00 WIB