KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN SURABAYA


Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Korban Longsor Nganjuk


Nganjuk – Tim SAR gabungan kembali berhasil menemukan korban bencana tanah longsor di dusun Selorejo, desa Ngetos, kecamatan Ngetos, kabupaten Nganjuk. Sebanyak tiga orang warga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pada Selasa (16/2).

Kepala Kantor SAR Surabaya, Hari Adi Purnomo selaku SMC mengatakan, korban pertama dan kedua ditemukan pada pukul 10.40 WIB. Setelah didentifikasi oleh petugas DVI, identitas kedua jenazah diketahui atas nama Yatimi (38) dan Dimas (5).

Selang waktu 30 menit kemudian, lanjut Hari, tim SAR gabungan kembali menemukan dan mengevakuasi korban bencana tanah longsor, pada pukul 11.20 WIB, yang kemudian berhasil diidentifikasi atas nama Yono (40).

Ketiga jenazah korban ditemukan tim SAR gabungan di sektor A pencarian. Korban pertama dan kedua ditemukan tertimbun material tanah, sedangkan korban ketiga tertimbun reruntuhan bangunan rumah.

Jika dilihat dari posisi dan lokasi ketiga korban ditemukan, diduga mereka sebelumnya dalam proses lari untuk menyelamatkan diri saat bencana tanah longsor terjadi.

Tim SAR gabungan sempat menghadapi kendala saat melakukan pencarian para korban. Kendala ini, diantaranya lokasi cukup terjal dan licin, kondisi tanah di sekitar area longsor yang masih terdapat retakan tanah, dan sinyal komunikasi yang sulit.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim SAR gabungan telah mengerahkan sebanyak 3 unit excavator dan puluhan personel dengan berbagai peralatan manual (seperti cangkul dan sekop) dalam upaya pencarian para korban.

Selain tim dari Kantor SAR Surabaya, sejumlah pihak juga ikut berperan dalam proses pencarian para korban, diantaranya dari BPBD Jatim, BPBD kabupaten Nganjuk, Unsur TNI dan POLRI, TAGANA, PMI, SAR Ngawi, SAR MTA, Bonek, NavShoot, Tree Wilis, SAR Senopati, SAR FKANI, Banser, LPBI NU, ACT, Gimbal Alas, Nganjuk Pedok, 4-Prov, Rumah Zakat, Mantab Tawangmangu, Rendan, serta sejumlah potensi SAR lainnya. (Lib)



Kategori Berita Kansar , Bencana .
Pengunggah : surabaya
18 February 17:40 WIB