KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN SURABAYA


Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Banjir di Blitar


Blitar – Tim SAR gabungan mengevakuasi sebanyak 30 orang, terdiri dari 6 anak-anak dan 24 Lansia ke Posko Pengungsian yang berlokasi di kantor kelurahan Sutowijayan, pada Selasa (19/1). Mereka diprioritaskan untuk dievakuasi karena banjir yang menggenangi ratusan rumah di tiga desa di kecamatan Sutowijayan, kabupaten Blitar, yaitu desa Sutowijayan, Kedungbacem dan Kedungbunder. {READMORE}

Posko Pengungsian yang didirikan BPBD kabupaten Blitar tersebut menyediakan tempat tinggal sementara dan dapur umum untuk pemenuhan kebutuhan logistik bagi warga korban banjir. Sementara itu, sebagian besar warga tidak mau diungsikan oleh tim SAR dan lebih memilih tetap tinggal di rumah dengan alasan untuk menjaga harta benda mereka.

Menurut penuturan warga desa, sebenarnya banjir yang menggenangi desa mereka biasa terjadi saat musim penghujan. Namun debit air banjir yang menggenangi desa mereka kali ini cukup tinggi karena jebolnya tanggul sungai Ngunut dan sungai Jambu karena tidak mampu menahan deras dan tingginya debit air sungai setelah hujan deras sejak pukul 17.15 WIB atau sekitar dua jam.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos SAR Trenggalek, BPBD kabupaten Blitar, KODIM 0808 Blitar, POLRES Blitar, Dinas Kesehatan, PMI dan ORARI kabupaten Blitar terus siaga meskipun debit air banjir sudah berangsur-angsur menurun. Tim SAR gabungan juga melakukan patroli di tiga desa terdampak banjir untuk mengamati perkembangan situasi dan kondisi.

Koordinator tim rescuer Pos SAR Trenggalek, Brian Gautama, mengatakan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka akibat bencana banjir ini. Aktivitas belajar-mengajar siswa-siswa sekolah di tiga desa tersebut dihentikan sementara sampai genangan air benar-benar hilang dan kondisi kembali normal.

“Banjir juga sempat mengganggu aktivitas perekonomian warga, jalan-jalan terputus akibat tergenang air. Namun jumlah kerugian materil akibat banjir ini belum dapat ditaksir,” ujar Brian.

Merespon kejadian ini, Kepala Kantor SAR (Kakansar) Surabaya, Mochamad Arifin, S.A.N., didampingi Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Surabaya melakukan tinjauan langsung ke lokasi banjir dan tanggul sungai Ngunut dan sungai Jambu yang jebol di kabupaten Blitar. Beliau juga berkoordinasi dengan BPBD kabupaten Blitar terkait langkah yang dilakukan untuk menangani banjir ini. (Lib)



Kategori General Berita .
Pengunggah : author
19 January 12:00 WIB