KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN SURABAYA


Tim SAR Gabungan Berhasil Menemukan Korban Tenggelam di Sungai Peneleh


Surabaya – Tim SAR gabungan berhasil menemukan Ismail (12) dan Novel (13), dua orang anak asal jalan Maspati yang menjadi korban tenggelam di sungai Peneleh, kecamatan Bubutan, kota Surabaya.

Ismail merupakan korban pertama yang ditemukan tim SAR gabungan, pada Rabu (17/6). Sedangkan Novel, ditemukan tim SAR gabungan, pada Kamis (18/6) pagi. Kedua korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal, di lokasi yang berjarak tidak jauh dari lokasi kejadian.

Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya, I Wayan mengatakan, setelah ditemukan dan dievakuasi dari sungai, kedua jenazah korban dibawa ke RSUD dr Soetomo guna dilakukan proses lebih lanjut oleh Petugas berwenang.

Sebelumnya dalam upaya pencarian para korban, lanjut Wayan, tim SAR gabungan telah mengerahkan sebanyak empat SRU (Search and Rescue Unit) untuk melakukan upaya pencarian korban, baik di sungai maupaun melalui darat.

SRU pertama dan SRU kedua memulai upaya pencarian korban di bawah permukaan air dengan tehnik penyelaman dari sekitar lokasi kejadian. Upaya ini dilakukan di sisi kanan dan kiri sungai hingga menempuh jarak sekitar 200 meter.

SRU ketiga melakukan pencarian korban dengan metode pencarian berjalan rantai manusia atau berjalan secara berjajar, dengan menempuh jarak sejauh 500 meter. Metode ini dilakukan mengingat kondisi air sungai yang tidak terlalu dalam.

Sementara itu SRU keempat, melakukan pencarian melalui jalur darat, tepatnya me-lalui bantaran sungai, yang dimulai dari lokasi kejadian hingga menempuh jarak sejauh 2 kilometer.

Selain tim operasi Kantor SAR Surabaya, keberhasilan penemuan dua orang korban ini juga berkat kerjasama dengan sejumlah pihak, diantaranya Linmas Surabaya, Satpol PP Surabaya, TAGANA Surabaya, PMK kota Surabaya, Polsek Bubutan, Koramil Bubutan, SAR Surabaya dan warga sekitar. (Lib)



Kategori Berita Kansar , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : surabaya
18 June 9:50 WIB