KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN SURABAYA


Tim SAR Cari Korban Tenggelam di Pantai Bajul Mati


Malang – Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap lima orang wisatawan yang terseret ombak pantai Bajul Mati, kecamatan Gedangan, kabupaten Malang. Pada hari pertama pencarian, satu orang bernama Soni Angga (25) berhasil diselamatkan dan satu orang bernama Slamet Sutrisno (45) ditemukan dalam kondisi meninggal. {READMORE}

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Surabaya, POS TNI AL Sendang Biru, Polair Sendang Biru, Polsek Gedangan, Koramil Gedangan, PMI kabupaten Malang dan nelayan setempat menemukan Soni dan Slamet dalam keadaan mengapung, jaraknya sekitar sepuluh meter dari bibir pantai.

Setelah mengevakuasi kedua korban tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri dari dua SRU (Search and Rescue Unit) kembali bergerak mencari tiga korban lain yang belum ditemukan, yaitu Toni (23), Arifin (22) dan Ade. SRU darat melakukan pencarian dengan cara menyisir sepanjang bibir pantai, sedangkan SRU laut melakukan pencarian di perairan pantai Bajul Mati hingga ke pantai-pantai di sebelahnya.

Koordinator lapangan tim rescuer Kantor SAR Surabaya, Farid Kurniadi, mengatakan bahwa tim SAR gabungan yang bergerak mencari korban melalui jalur laut menghadapi kendala berupa ombak dan arus laut yang besar. Namun demikian, hal ini sama sekali tidak menyurutkan semangat perjuangan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian.

Upaya pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan kembali membuahkan hasil pada hari kedua pencarian, Sabtu (2/1), dua korban atas nama Toni dan Arifin berhasil ditemukan. “Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal, jenazah keduanya mengapung masih di sekitar perairan pantai Bajul Mati,” ujar Farid.

Setelah berhasil dievakuasi ke darat, ketiga korban meninggal dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar kota Malang untuk divisum sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Sedangkan, korban selamat dirawat di Rumah Sakit Panti Nirmala. Sementara itu, satu korban atas nama Ade belum berhasil ditemukan hingga upaya pencarian dinyatakan selesai.

Manurut keterangan dari Kepala Sub Seksi Penanggulangan Kebencanaan PMI kabupaten Malang, Muji Utomo, musibah yang dialami kelima korban berawal saat mereka akan berfoto di pinggir pantai. Ombak besar yang datang tiba-tiba seketika menerjang dan menyeret kelimanya ke tengah laut. (Lib)



Kategori General Berita .
Pengunggah : author
2 January 21:00 WIB