KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN SURABAYA


Surabaya SAR Challenge, Ajang Adu Keterampilan SAR


Surabaya – Kantor SAR Surabaya menyelenggarakan kegiatan Search and Rescue (SAR) Challenge pada tanggal 30 Maret hingga 1 April 2016 bertempat di area Kantor dan kolam latih milik Politeknik Pelayaran Surabaya. Kegiatan yang menjadi ajang adu keterampilan SAR ini diikuti oleh enam tim rescuer, baik dari Kantor SAR Surabaya, KN SAR 225, Pos SAR Jember dan Pos SAR Trenggalek.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Mochamad Arifin, S.A.N. mengatakan bahwa penyelenggaraan SAR Challenge ini bertujuan untuk mengasah dan menguji keterampilan SAR yang dimiliki setiap rescuer. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menyeleksi para rescuer pilihan yang mewakili Kantor SAR Surabaya pada kegiatan National SAR Challenge tahun 2016.

Hasil penilaian dari Surabaya SAR Challenge ini, lanjut Arifin, dipilih 20 orang rescuer yang akan mengikuti seleksi tim inti mewakili Kantor SAR Surabaya dalam National SAR Challenge. Selain itu dari hasil penilaian kegiatan ini, dapat menjadi bahan evaluasi dan masukan dalam rangka pelaksanaan program pembinaan rescuer di lingkungan Kantor SAR Surabaya.

Pelaksanaan Surabaya SAR Challenge ini dibagi dalam lima sesi. Sesi pertama, yaitu tes tulis, yang mengujikan penguasaan teori ilmu-ilmu SAR, diantaranya pengetahuan mengenai Organisasi Basarnas, MFR (Medical First Responder), HART (High Angle Rescue Technique), Jungle Rescue dan Water Rescue.

Sesi kedua, yaitu water rescue atau pertolongan korban musibah di perairan. Pada sesi yang berlokasi di kolam latih milik Politeknik Pelayaran Surabaya ini, setiap tim berlomba melakukan penanganan terhadap korban sadar dan tidak sadar, mulai dari briefing tim, manajemen peralatan hingga pembagian tugas.

Sesi ketiga, yaitu fitness drill yang menguji kemampuan fisik dalam menyelesaikan tiga tantangan secara berurutan, yaitu lomba lari memutari lapangan sepakbola sebanyak tiga setengah kali, lomba lari membawa tandu yang berisi boneka korban, dan diakhiri dengan renang estafet.

Sesi keempat, yaitu individual skill test, dimana setiap anggota tim peserta memilih secara acak tantangan yang akan diselesaikannya. Tantangan-tantangan ini, meliputi merangkai peralatan SCBA, perawatan korban patah tulang kaki, merangkai simpul-simpul dasar, serta merangkai MAS (Mechanical Advantage System).

Sementara itu, sesi terakhir yaitu HART (High Angle Rescue Technique), dimana setiap tim berlomba mulai dari pemberian bantuan medis awal terhadap korban hingga proses lifting atau evakuasi korban dari atas ketinggian menuju ke bawah.

Selama pelaksanaan kegiatan Surabaya SAR Challenge ini, semua peserta terlihat sangat antusias dan bersemangat menyelesaikan setiap tantangan yang ada, meskipun merasakan lelah secara fisik dan telah maksimal dalam berfikir. (Lib)



Kategori General Berita .
Pengunggah : author
1 April 19:00 WIB