KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN SURABAYA


Seorang Pemancing Ditemukan di Sungai Brantas


Tulungagung – Tim SAR gabungan berhasil menemukan Tukani (46) seorang pemancing asal desa Boro, di sungai Brantas, kabupaten Tulungagung, pada Jumat (20/11) sekitar pukul 13.15 WIB.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Trenggalek, Yhoni Fariza mengata-kan, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal, di lokasi yang berjarak sekitar 25 kilometer dari lokasi awal tenggelamnya korban.

Seperti diketahui dari keterangan pelapor, kejadian yang dialami korban berawal saat Ia memancing ikan di sungai Brantas, pada Rabu (18/11) sore. Diduga korban terpeleset dan jatuh ke sungai. Karena tidak bisa menyelamatkan diri, akhirnya korban pun hanyut.

Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi penemuan, lanjut Yhoni, selanjutnya jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit terdekat guna proses identifikasi oleh petugas, sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sebelumnya dalam upaya pencarian korban, tim SAR gabungan telah mengerahkan 2 SRU (Search and Rescue Unit) air untuk melakukan penyisiran di sungai Brantas dengan menggunakan dua unit perahu karet yang dilengkapi dengan perahu kare.

"Proses penyisiran dimulai dari lokasi kejadian tenggelamnya korban, kemudian dilanjutkan penyisiran bergerak dengan menempuh jarak sejauh sekitar 7 kilometer di sisi kiri dan kanan sungai," ujar Yhoni.

Pada saat yang bersamaan, tim SAR gabungan juga mengerahkan satu SRU darat untuk melakukan penyisiran darat di sepanjang bantaran sungai, dengan menempuh jarak sejauh 10 kilometer dari lokasi kejadian.

Selain tim operasi Pos SAR Trenggalek, keberhasilan penemuan dan evakuasi korban juga berkat kerjasama dengan sejumlah pihak, diantaranya tim dari Polsek Karangrejo, Koramil Karangrejo, BPBD kabupaten Tulungagung, Basarta, dan warga sekitar. (Lib)



Kategori Berita Kansar , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : surabaya
20 November 14:10 WIB