KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN SURABAYA


Farhan Ditemukan Meninggal


Probolinggo – Farhan Naufadil (17) warga jalan Teluk Permai kota Surabaya yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di kawasan air terjun Madakaripura, kabupaten Probolinggo, ditemukan dalam kondisi meninggal, pada Rabu (10/2) sekitar pukul 07.30 WIB. {READMORE}

Sebelumnya tim rescuer Pos SAR Jember yang dibantu unsur SAR dari BPBD kabupaten Probolinggo, Koramil Lumbang, Polsek Lumbang dan warga sekitar telah melakukan upaya pencarian selama empat hari. Pencarian baru membuahkan hasil pada hari keempat, jenazah korban ditemukan pada koordinat 07° 49' 59,9" S 113° 04' 0,01" E.

Koordinator lapangan tim rescuer Pos SAR Jember, Rudy Prahara mengatakan, dalam upaya menemukan keberadaan korban, tim SAR gabungan dibagi dalam SRU (Search and Rescue Unit). SRU pertama yang terdiri atas unsur SAR gabungan, melakukan penyisiran darat di sekitar tepi bawah air terjun dengan menggunakan besi pengait.

Sementara itu SRU kedua, yaitu tim penyelam Pos SAR Jember, melakukan upaya pencarian korban di bawah air yang berada dalam radius aman di bawah air terjun.

Ada beberapa hambatan yang dihadapi tim SAR gabungan dalam upaya menemukan korban. Selain kondisi cuaca di sekitar lokasi air terjun yang sering diguyur hujan sehingga rawan terjadi banjir, keruhnya aliran air terjun dan dinginnya suhu air juga menjadi hambatan bagi tim penyelam.

“Kondisi aliran air terjun Madakaripura yang keruh, membatasi jarak pandam tim penyelam saat melakukan pencarian di bawah air. Demikian juga dengan kondisi suhu air yang mencapai sekitar 15 derajat celsius, membuat tim penyelam hanya mampu melakukan penyelaman selama sekitar lima menit,” kata Rudy.

Rudy menambahkan, ada dua kemungkinan mengapa jenazah korban lama ditemukan. Pertama, jenazah korban tertimbun lumpur di dasar air terjun. Kedua, jenazah korban terjepit di antara bebatuan yang terdapat di sekitar bawah air terjun.

Setelah berhasil dievakuasi ke darat dan dilakukan perawatan awal di rumah sakit terdekat, jenazah korban kemudian diantar ke rumah duka di kota Surabaya untuk dimakamkan oleh pihak keluarga korban.

Sebelumnya musibah yang menimpa pelajar asal kota Surabaya tersebut berawal saat korban berlibur bersama teman-teman sekolahnya di kawasan air terjun Madakaripura, pada Minggu (7/1). Saat sedang asyik bermain, tiba-tiba korban terpeleset dan jatuh ke dasar air terjun yang memiliki kedalaman sekitar 20 meter tersebut.

Meski sempat berupaya untuk menolong, namun karena derasnya aliran air terjun Madakaripura saat itu, teman-teman korban tidak dapat berbuat banyak untuk menyelamatkan nyawa korban. (Lib)  



Kategori General Berita .
Pengunggah : author
10 February 15:30 WIB