KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN SURABAYA


75 Orang Warga Dusun Sumbersari Dievakusi ke Masjid Nurul Huda


Lumajang – Sebanyak 75 orang warga dusun Sumbersari, desa Supiturang, kecamatan Pronojiwo, kabupaten Lumajang, diungsikan tim SAR gabungan ke Masjid Nurul Huda di dusun Kamar A, pada Kamis (3/12) sekitar pukul 14.03 WIB.

Ketujuhpuluh lima orang warga ini diungsikan dari rumah mereka ke tempat yang lebih aman, menyusul adanya banjir lahar dingin di sungai Besuk Lanang dan Besuk Lengkong, yang membawa material berupa batu, kayu dan lumpur vulkanik gunung Semeru.

Kasi Operasi Kantor SAR Surabaya, I Wayan Suyatna mengatakan, dari pantauan SRU yang melakukan pengamatan dan penyisiran di daerah terdampak, diketahui bahwa terjadi peningkatan aliran lahar dingin di sungai Besuk Lanang dan Besuk Lengkong. Diduga hal ini disebabkan di daerah hulu atau puncak gunung Semeru telah terjadi hujan deras.

Wayan menambahkan, dari pengamatan visual dapat diketahui bahwa derasnya aliran lahar dingin gunung Semeru ini menimbulkan kepulan asap yang membumbung tinggi.

Selain mengevakusi 75 orang warga dusun Sumbersari, tim SAR gabungan juga berupaya membujuk para warga yang berada di sepanjang sungai Besuk Lanang agar mau dievakuasi. Namun, para warga menolak untuk dievakuasi ke Posko Utama.

Sekitar pukul 17.00 WIB, lajar dingin yamg mengalir di sungai Besuk Lanang dan Besuk Lengkong terpantau mengalami penurunan. Namun demikian, masih berpotensi bahaya apabila di daerah hulu kembali turun hujan deras.

Sekitar pukul 17.20 WIB, turun hujan abu si daerah Curah Kobokan dengan ketebalan sekitar 2 hingga 3 mm. Karenanya, warga dihimbau untuk tetap berada di dalam rumah dan menggunakan masker.

Selain tim operasi Kantor SAR Surabaya, proses pemantauan dan evakuasi warga terdampak aktivitas vulkanik gunung Semeru ini, juga melibatkan sejumlah pihak, diantaranya KODIM 0821 Lumajang, Polres Lumajang, BPBD Lumajang, TAGANA, RAPI, ORARI, SAR OPA, Biting Rescue, Brandas Alas, RZ Jember, dan sejumlah organisasi relawan lainnya.

Hingga berita ini dikabarkan, tim SAR gabungan senantiasa bersiaga di Posko Utama mengantisipasi jikalau ada perubahan aktivitas vulkanik gunung Semeru. Selain personel, tim SAR juga menyiagakan kendaraan angkut jika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam upaya evakuasi. (Lib)



Kategori Berita Kansar , Bencana Nasional .
Pengunggah : surabaya
3 December 18:25 WIB