KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN SURABAYA


63 Murid TK Miftakul Ulum Datangi Kantor SAR Surabaya


Surabaya - Sebanyak 63 orang murid TK Miftakul Ulum mendatangi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya, pada Rabu (8/1) pagi. Kedatangan puluhan anak yang lucu ini bertujuan untuk belajar tentang penyelamatan.

Salah satu guru pendamping mengatakan, kunjungan belajar para murid TK Miftakul Ulum ini adalah upaya pihak sekolah untuk mengenalkan seluk-beluk pekerjaan sebagai tim SAR atau tim penolong.

Kedatangan para murid TK Miftakul Ulum beserta para guru pendampingnya ini disambut oleh Kepala Seksi Sumber Daya SAR Kantor SAR Surabaya, Gugus Widoyoko, S.H. beserta tim instruktur SAR.

Pengenalan SAR kepada para murid TK Miftakul Ulum dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama, yaitu materi kelas. Dalam tahap ini, mereka dikenalkan tentang sejarah BASARNAS. Selain itu, mereka juga diberikan pemahaman tentang bencana alam beserta tanda-tandanya.

Gugus mengatakan, para murid TK Miftakul Ulum ini tampak antusias menyimak tim instruktur Kantor SAR Surabaya saat menyampaikan cara menyelamatkan diri saat terjadi bencana, khususnya gempa bumi. Dengan serius, mereka memperagakan cara berlindung di bawah meja saat terjadi gempa.

Dalam tahap kedua kunjungan, tim instruktur mengajak para murid TK Miftakul Ulum berkeliling lingkungan Kantor SAR Surabaya. Melihat gudang yang berisi aneka peralatan SAR serta jejeran kendaraan SAR yang diparkir, seperti rescue truck, truck water pump, rescue car, dan ATV Amphibius.

"Tim instruktur Kantor SAR Surabaya sangat senang menerima kunjungan rombongan TK Miftakul Ulum, sebab Kami dapat mensosialisasikan SAR dan kesiapan menghadapi bencana sejak dini," ungkap Gugus.

Harapannya, semoga akan tumbuh di dalam diri mereka keinginan untuk menolong sesama yang membutuhkan. Minimal, mereka dapat menolong diri sendiri jika kelak suatu saat terjadi bencana. (Lib)



Kategori Berita Kansar , Pelatihan .
Pengunggah : surabaya
8 January 11:05 WIB