Tim SAR Mencari Bahrul di Bengawan Solo


Gresik – Tim SAR gabungan kembali mencari M. Bahrul Mustofa (18), warga asal Tambak Langon, kota Surabaya, yang tenggelam di Bengawan Solo setelah kecelakaan yang di-alaminya di jembatan Sembayat, kabupaten Gresik, pada Kamis (16/1).

Komandan tim operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya, Heni Setiawati mengatakan, pencarian korban di hari kedua ini dilakukan dengan mengerahkan lima SRU (Search and Rescue Unit) air dan darat.

Kelima SRU ini merupakan personel gabungan dari sejumlah unsur SAR, diantaranya Kantor SAR Surabaya, BPBD kabupaten Gresik, KORAMIL Sembayat, Polsek Sembayat, Satpolair Gresik, MDMC Gresik, RAPI dan TAGANA.

Heni menambahkan, SRU pertama dan kedua melakukan penyisiran secara bersamaan di kanan dan kiri sungai dengan menggunakan perahu karet yang dilengkapi dengan mesin Mopel (Motor Tempel) berkekuatan 25 PK.

Upaya penyisiran dimulai dari TKK (Tempat Kejadian Kecelakaan) yang berada di koordinat 7° 03' 44,53" S 112° 03' 34.83" E, dengan menempuh jarak sejauh sekitar lima kilometer hingga mencapi wilayah Sungonlegowo.

Dari wilayah Sungonlegowo, upaya penyisiran kembali dilanjutkan oleh SRU ketiga dan keempat dengan menempuh jarak yang sama ke arah muara sungai.

"Selama proses penyisiran sungai, SRU sungai beberapa kali melakukan manuver perahu guna menimbulkan gelombang air yang besar, agar korban yang diduga berada di dasar sungai dapat terangkat ke permukaan," ungkap Heni.

Sementara itu di saat yang bersamaan, SRU kelima melakukan pemantauan melalui jalur darat. SRU kelima juga menyebarkan informasi tentang kejadian ini ke warga sekitar agar memberitahukan kepada petugas jika melihat tanda-tanda keberadaan para korban.

Menurut informasi dari saksi mata, kejadian yang dialami korban berawal saat sepeda motor yang dikendarainya ditabrak oleh mobil pick up dari arah belakang saat melintas di jembatan Sembayat, pada Rabu (15/1) sekitar pukul 11.00 WIB. Akibatnya, motor yang dikendarainya oleng dan tertabrak lagi oleh mobil Fortuner dari arah berlawanan hingga korban terpental dan jatuh ke sungai.

Hingga berita ini dikabarkan, tim SAR gabungan masih berupaya untuk mencari keberadaan korban. (Lib)



Kategori Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : surabaya
16 January 14:21 WIB