Tim SAR Kerahkan Empat SRU Laut Untuk Mencari Korban


Tuban – Tim SAR gabungan berupaya mencari keberadaan Yahya (18) nelayan yang hilang di perairan laut utara kecamatan Palang, kabupaten Tuban, pada Jum’at (19/4). Pencarian dilakukan dengan mengerahkan sebanyak empat SRU (Search and Rescue Unit) laut.

Komandan tim operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya, Satrio NUridanto mengatakan, empat SRU ini melakukan penyisiran di laut di sekitar TKK (Tempat Kejadian Kecelakaan), tepatnya di koordinat 06° 45' 41.99" S 112° 09' 28.52" E.

SRU laut pertama melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet dari TKK menuju ke arah utara dengan menempuh jarak sekitar dua mil laut. SRU laut kedua menyisir dari TKK ke arah timur dengan menempuh jarah yang sama, yaitu sejauh dua mil laut.

Sementara itu, SRU air ketiga melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu nelayan dari TKK ke barat dengan jarak penyisiran sejauh dua mil laut. Sedangkan SRU air keempat, melakukan penysiran sejauh 15 mil laut dengan menggunakan KNP 50018, KN 485 dan Crew Boat.

Satrio menambahkan, tim SAR gabungan juga mengerahkan sejumlah personel untuk melakukan penyisiran melalui jalur darat. Tim darat ini juga membangun jejaring komunikasi dengan warga dan nelayan di sepanjang pesisir laut utara kabupaten Tuban.

Tim SAR gabungan menyebarluaskan informasi tentang kejadian hilangnya seorang nelayan ini. Harapannya, apabila ada warga atau nelayan yang melihat tanda-tanda kebera-daan korban, maka segera melaporkannya kepada petugas.

Selain tim Kantor SAR Surabaya, sejumlah pihak juga berperan dalam upaya pencarian korban, diantaranya tim BPBD kabupaten Tuban, Syahbandar Brondong, Petrochina CB Marvelia 03, Koramil Palang, Polsek Palang, relawan SAR Surabaya, Sekber dan nelayan sekitar.

Tim SAR gabungan menghadapi sejumlah kendala saat melakukan upaya pencarian, diantaranya tingginya ombak, angin yang bertiup cukup kencang dan arus laut yang kuat.

Berdasarkan informasi dari dua orang nelayan lain yang selamat, kejadian naas ini bermula saat ketiganya akan pulang dari melaut, pada Kamis (18/4) sekitar pukul 09.00 WIB. Ketiganya panik dan menceburkan diri ke laut setelah bagian perahu terbakar.

Para nelayan sekitar yang mengetahui kejadian ini, langsung mendekat dan berhasil menyelamatkan dua orang nelayan lain. Namun naas bagi korban, Ia hanyut di laut dan belum ditemukan.

Hingga berita ini dikabarkan, tim SAR gabungan masih berupaya mencari keberadaan korban. (Lib)



Kategori Kecelakaan Pelayaran .
Pengunggah : surabaya
19 April 14:20 WIB