Tim SAR Gabungan Mencari Dodo di Sungai Brantas


Tulungagung – Tim SAR Gabungan kembali mencari keberadaan Dodo Sriutomo (40), warga desa Bendoasri, yang dilaporkan tenggelam di sungai Brantas, kecamatan Ngantru, kabupaten Tulungagung, pada Rabu (28/11).

"Pada pencarian di hari kedua ini dikerahkan empat SRU (Search and Rescue Unit). Titik awal pencarian dari Tempat Kejadian Kecelakaan (TKK), yaitu jembatan yang dilewati korban," ujar Brian Gautama, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Trenggalek.

SRU pertama dan kedua melakukan penyisiran melalui jalur darat, yaitu di sebelah utara dan selatan sungai Brantas. SRU ketiga melakukan pengamatan di sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi melintasnya korban.

SRU keempat melakukan penyisiran di aliran sungai Brantas dengan menggunakan perahu karet yang dilengkapi dengan mesin Mopel (Motor Tempel) 25 PK. Penyisiran dimulai dari TKK hingga sejauh kurang lebih dua kilometer.

Selain tim operasi Pos SAR Trenggalek, sejumlah organisasi potensi SAR ikut terlibat dalam upaya pencarian korban, diantaranya BPBD Tulungagung, Koramil Ngantru dan Koramil Sumbergempol, Polsek Ngantru dan Polsek Sumbergempol, BP Pramuka Kwarcab Tulungagung, RAPI, Banser, Basarta Tulungagung dan warga sekitar.

Berdasarkan informasi dari saksi mata, kecelakaan yang menimpa korban ini terjadi pada Selasa (27/11) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban yang hendak menyeberangi sungai lewat jembatan darurat terpeleset karena kondisi licin nya jembatan hingga akhirnya jatuh dan tenggelam ke sungai.

Sementara itu hingga berita ini dikabarkan, tim SAR gabungan masih berupaya untuk mencari keberadaan korban. (Lib)



Kategori Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : surabaya
28 November 9:10 WIB