Tim SAR Gabungan Kerahkan Dua SRU Untuk Mencari Febrian


Kediri – Tim SAR gabungan kembali mencari Muhammad Febrian Khoironi (8) di sungai Brantas, kabupaten Kediri, pada Sabtu (6/7) pagi. Sebanyak dua SRU (Search and Rescue Unit) dikerahkan untuk melakukan penyisiran, baik di sungai maupun di darat.

Koordinator Pos BASARNAS Trenggalek, Brian Gautama mengatakan, satu SRU air bergerak melakukan penyisiran di sungai dengan menggunakan perahu karet yang dileng-kapi dengan mesin Mopel (Motor Tempel) berkekuatan 25 PK.

Titik awal penyisiran oleh SRU air, lanjut Brian, yaitu di sekitar lokasi tenggelamnya korban, tepatnya berada pada koordinat 7° 52' 05.4" S - 111° 58' 54.4" E. Kemudian, dilanjut-kan menyusuri aliran sungai Brantas hingga sejauh 10 kilometer.

Saat melakukan penyisiran sungai ini, SRU air melakukan manuver perahu di titik-titik yang dicurigai. Tujuan dilakukan manuver perahu ini adalah untuk menciptakan gelombang air yang besar, agar korban yang semula diduga berada di dasar sungai dapat terangkat ke permukaan.

Pada saat yang bersamaan, tim SAR gabungan juga mengerahkan satu SRU untuk melakukan penyisiran melalui jalur darat di sepanjang kanan dan kiri sungai. Penyisiran darat ini dilakukan dengan menempuh jarak sekitar lima kilometer.

Dalam penyisiran darat ini, tim SAR gabungan aktif berkomunikasi dengan warga yang beraktivitas di sekitar sungai dan menyebarkan informasi tentang kejadian tenggelamnya Febrian kepada mereka.

“Melalui penyebarluasan informasi ini, apabila ada warga yang melihat tanda-tanda keberadaan korban, maka diharapkan melaporkannya kepada petugas yang melakukan pencarian agar kemudian ditindaklanjuti,” ujar Brian.

Selain tim operasi Pos BASARNAS Trenggalek, sejumlah Potensi SAR juga ikut terlibat dalam proses pencarian Febrian, diantaranya dari KORAMIL Ngadiluwih, POLSEK Ngadiluwih, BPBD kabupaen Kediri dan warga sekitar.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pelapor, kejadian yang dialami Febrian ini berawal saat Ia dan teman-temannya mandi di tepi sungai Brantas, pada Jum’at (5/7) sekitar pukul 14.00 WIB. Diduga Ia terpeleset dan terseret arus sungai, hingga akhirnya hilang.

Sementara itu hingga berita ini dikabarkan, tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran di sungai Brantas untuk mencari keberadaan Febrian. (Lib)



Kategori Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : surabaya
6 July 9:15 WIB