Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Dua Korban Tenggelamnya KM Arim Jaya


Sumenep – Tim SAR gabungan kembali menemukan dua orang korban kecelakaan tenggelamnya KM Arim Jaya dalam kondisi meninggal, pada Rabu (19/6). Kedua korban ditemukan berkat informasi yang diberikan oleh warga sekitar.

“Korban pertama diketahui atas nama Rehan, laki-laki, usia 5 tahun, ditemukan pada pukul 05.43 WIB, dan korban kedua atas nama Putri, perempuan, usia 9 tahun. Kedua jenazah korban ini kemudian dievakuasi ke RSUD Sumenep guna proses lebih lanjut oleh petugas,” ujar Prasetya Budiarto, Kepala Kantor BASARNAS Surabaya.

Prasetya yang bertindak selaku SMC (SAR Mission Coordinator) dalam operasi SAR KM Arim Jaya menambahkan, tim SAR gabungan mengerahkan lima SRU (Search and Rescue Unit) laut untuk melakukan upaya pencarian sisa korban KM Arim Jaya yang belum ditemukan di lima sektor pencarian yang telah ditentukan melalui SAR Map.

SRU laut pertama melakukan penyisiran laut di sektor pencarian pertama dengan menggunakan perahu karet yang dilengkapi dengan mesin Mopel 25 PK. Dengan sarana yang sama, SRU kedua melakukan penyisiran di sektor pencarian kedua. SRU ketiga melakukan penyisiran di sektor pencarian tiga dengan menggunakan perahu sekoci.

SRU laut keempat, yaitu KN SAR 225 Widura, melakukan upaya penyisiran di sektor pencarian empat sekaligus melakukan pemantauan terhadap proses pelayaran dua kapal yang mengangkut 17 jenazah ke pulau Gowa-gowa. Dan SRU laut kelima, yaitu KN Grantin milik KPLP melakukan penyisiran di sektor penyisiran lima.

Pada saat yang bersamaan, tim SAR gabungan juga mengerahkan SRU darat untuk melakukan penyisiran di sepanjang pesisir pantai Dungkek hingga pantai Romben, baik berjalan kaki maupun dengan menggunakan kendaraan motor trail.

Di sela penyisiran darat, tim SAR gabungan membangun jejaring komunikasi dengan menyebarluaskan informasi kejadian kecelakaan KM Arim Jaya kepada warga dan nelayan sekitar. Hal ini bertujuan agar jika mereka melihat keberadaan para korban yang dicari, maka diharapkan untuk melaporkannya kepada petugas.

Sejumlah pihak ikut terlibat dalam upaya pencarian dan evakuasi para korban, diantaranya tim operasi Kantor BASARNAS Surabaya, KN SAR 225 Widura, KN Grantin KPLP, KODIM 0827 Sumenep, Polres Sumenep, Satpolair Kalianget, Polsek Dungkek, BPBD kabupaten Sumenep, SAR Surabaya, SAR Penanggungan, dan nelayan sekitar.

Adapun kronologi kejadian kecelakaan tenggelamnya KM Arim Jaya berdasarkan penuturan saksi mata, berawal saat kapal ini bertolak dari pelabuhan di pulau Gowa-Gowa menuju ke pelabuhan Kalianget, pada Senin (17/6). KM Arim Jaya terhantam gelombang tinggi dan akhirnya terbalik sekitar pukul 15.30 WIB.

Hingga berita ini dikabarkan, tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap tiga orang korban yang belum ditemukan. (Lib)



Kategori Kecelakaan Pelayaran .
Pengunggah : surabaya
19 June 9:10 WIB