Tim SAR Gabungan Kembali Mencari Nahrowi


Jember – Tim SAR gabungan kembali berupaya mencari Nahrowi (35), seorang warga desa Kasian yang tenggelam di sungai Sadengan, kabupaten Jember. Pencarian di hari kelima ini dimulai dari perairan muara pantai Pancer, kecamatan Puger.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Jember, Asnawi Suroso mengatakan, dua SRU (Search and Rescue Unit) dikerahkan untuk melakukan penyisiran di laut dengan menggunakan perahu karet yang dilengkapi dengan mesin Mopel 25 PK.

Asnawi menambahkan, SRU pertama dan kedua melakukan penyisiran dari perairan muara pantai Pancer dan dilanjutkan menuju ke arah selatan perairan pantai Pancer dengan menempuh jarak sekitar 10 mil laut.

Saat penyisiran di laut dilakukan, tim SAR gabungan menghadapi kendala, diantaranya angin laut yang berhembus cukup kencang dan ombak yang tinggi. Namun demikian, tim SAR gabungan tetap semangat berupaya mencari korban dengan tetap mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan.

Pada saat yang bersamaan, tim SAR gabungan juga mengerahkan satu SRU untuk melakukan penyisiran dan pemantauan di sepanjang pesisir pantai Pancer dan Plawangan. Selain itu, SRU darat ini juga menyebarluaskan informasi tentang kejadian ini kepada warga dan nelayan sekitar.

"Melalui penyebarluasan informasi kejadian ini, diharapkan jika ada masyarakat yang mengetahui keberadaan korban yang sedang dicari, maka dapat melaporkannya kepada petugas agar ditindaklanjuti," ungkap Asnawi.

Sejumlah unsur SAR terlibat dalam upaya pencarian Nahrowi, diantaranya tim operasi Pos BASARNAS Jember, Pos TNI AL Puger, Satpolair Puger, Koramil Puger, Polsek Puger, SAR OPA Jember, BPBD kabupaten Jember, RAPI dan nelayan sekitar.

Menurut informasi yang diperoleh dari petugas Polsek Puger, kronologi kejadian yang dialami Nahrowi, pada Sabtu (9/2) ini memang tidak diketahui secara pasti. Namun diduga sebelum tenggelam, korban sedang mandi di sungai Sadengan.

Hingga berita ini dikabarkan, tim SAR gabungan masih melakukan upaya penyisiran untuk menemukan keberadaan korban. (Lib)



Kategori Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : surabaya
13 February 9:04 WIB