Tim SAR Gabungan Cari KM Nelayan 2017 dan Satu Nelayan di Perairan Sumenep


Sumenep – Tim SAR gabungan kembali melakukan upaya penyisiran, pada Sabtu (26/1) di dua area SAR untuk mencari keberadaan KM Nelayan 2017 834 milik KKP yang mati mesin di perairan laut utara pulau Sapudi dan satu orang nelayan yang hilang di perairan laut pulau Gili Labak, kabupaten Sumenep.

Lokasi terakhir KM Nelayan 2017 834 berada pada koordinat 06° 34' 31,15" S - 114° 21' 15,91" E. Sedangkan, TKK (Tempat Kejadian Kecelakaan) satu orang nelayan atas nama Buhasim (58), berada pada koordinat 07° 13' 40,68" S 114° 03' 23,54" E.

Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya sekaligus sebagai OSC (On Scene Commander), Al Amrad mengatakan, tim SAR gabungan yang terlibat dalam upaya pencarian ini terdiri dari Kantor SAR Surabaya yang mengerahkan KN SAR 225 dan Kantor SAR Mataram yang mengerahkan RB (Rescue Boat) 220.

Selain tim dari BASARNAS, upaya pencarian ini juga diperkuat dari unsur SAR lainnya di kabupaten Sumenep, diantaranya Satpolair Sumenep, Polsek Raas, BPBD kabupaten Sumenep dan nelayan sekitar.

Amrad menambahkan, KN SAR 225 Widura beserta personel tim SAR gabungan yang on board di atasnya, melakukan penyisiran di area pencarian hasil perhitungan aplikasi SAR Map, yaitu Titik A (07° 47' 14" S 114° 03' 44" E), Titik B (07° 25' 03" S 114° 03' 44" E), Titik C (07° 25' 03" S 115° 35' 58" E) dan Titik D (07° 47' 14" S 115° 35' 58" E).

Sedangkan RB 204 yang bertolak dari Mataram, melakukan penyisiran di area pencarian, yaitu Titik A (07° 50' 47" S 116° 00' 45" E), Titik B (07° 18' 36" S 116° 00' 45" E), Titik C (07° 18' 36" S 116° 45' 31" E) dan Titik D (07° 50' 47" S 116° 45' 31" E).

Selain melakukan penyisiran di area pencarian, tim SAR gabungan juga memapelkan dua kejadian kecelakaan pelayaran ini kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar perairan laut pulau Sapudi dan pulau Gili Labak, bila melihat tanda-tanda keberadaan KM Nelayan 2017 834 dan satu orang nelayan, maka diharapkan untuk memberikan pertolongan.

"Meskipun menghadapi kendala berupa kondisi cuaca yang tidak bersahabat, tim SAR gabungan masih tetap bersemangat dalam berupaya menemukan tiga orang ABK KM Nelayan 2017 834 dan satu orang nelayan yang belum ditemukan," ungkap Amrad.

Berdasarkan data dari Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak, kondisi cuaca di sekitar area pencarian sedang turun hujan sedang, angin bertiup dengan kekuatan 10 - 32 knots dari arah barat daya ke arah barat laut, serta gelombang laut antara 2 - 5 meter. (Lib)



Kategori Kecelakaan Pelayaran .
Pengunggah : surabaya
26 January 12:09 WIB