Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Toiman


Pacitan– Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Toiman (45) dalam kondisi meninggal, pada Selasa (5/3) sekitar pukul 10.25 WIB. Jenazah Toiman ditemukan dalam kondisi mengapung di perairan laut tidak jauh dari TKK (Tempat kejadian Kecelakaan), yang terletak pada koordinat 8° 21' 36.24" S 111° 25' 27.26" E.

Komandan tim operasi Pos Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Trenggalek, Imam Nahrowi mengatakan, setelah berhasil dievakuasi ke darat, selanjutnya jenazah Toiman langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Imam menambahkan, sebelumnya tim SAR gabungan telah berupaya untuk menemukan Toiman dengan menengarahkan tiga SRU (Search and Rescue Unit). SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan perahu karet yang dimulai di sekitar TKK yang tepatnya berada pada koordinat 8° 16' 24.36" S 111° 24' 20.80" E.

Setelah tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban di perairan sekitar TKK, selanjutnya SRU pertama melanjutkan penyisiran menuju ke arah timur TKK dengan menempuh jarak sekitar satu mil laut.

Di saat yang bersamaan, dengan menggunakan perahu milik nelayan, SRU kedua melakukan penyisiran ke arah barat dari TKK dengan menempuh jarak sekitar satu mil laut. Sementara itu, SRU ketiga melakukan upaya pemantauan melalui tepi (tebing) pantai Ngobyog, kecamatan Sudimoro.

Selain tim operasi Pos BASARNAS Trenggalek, upaya pencarian dan evakuasi Toiman ini juga melibatkan sejumlah pihak, diantaranya BPBD kabupaten Pacitan, Polsek Sudimoro, Koramil Sudimoro, Kamladu Pacitan, SAR Linmas, Banser Pacitan, Satgana PMI Pacitan, Pokwasmas, RAPI dan dibantu nelayan sekitar.

Berdasarkan kesaksian dari Yanto dan Paikun, dua orang nelayan yang saat kejadian melintas di TKK, Toiman dan satu orang temannya yang bernama Supangat (42) tergulung ombak saat mencari udang lobster di perairan laut Clowok di sebelah timur TPI Ngobyok, pada Selasa (4/3) sekitar pukul 06.30 WIB.

Yanto dan Paikun tidak bisa berbuat banyak untuk menolong kedua korban karena ombak besar dan posisi kedua korban berada di dekat tebing. Keduanya pun memutuskan kembali ke darat guna meminta bantuan kepada Pokwasmas. Supangat bisa ditolong dengan tali untuk menaiki tebing. Namun, Toiman hilang tergulung ombak. (Lib)



Kategori Kecelakaan Pelayaran .
Pengunggah : surabaya
5 March 12:05 WIB