Tim SAR Cari Mobil dan Tiga Penumpangnya yang Tercebur di Sungai Brantas


Tulungagung – Tim SAR gabungan kembali dikerahkan untuk mencari keberadaan mobil Avanza yang tercebur di sungai Brantas, kecamatan Ngunut, kabupaten Tulungagung, pada Minggu (27/1). Sebanyak empat SRU (Search and Rescue Unit) melakukan pencarian, baik di sungai maupun melalui pemantauan darat.

Ada tiga orang penumpang yang terjebak di dalam mobil Avanza yang sebelumnya hendak menuju ke Wonodadi, kabupaten Blitar ini. Ketiga orang itu, yaitu Siti Yuniati (32) asal Rungkut Lor Surabaya, Fitri Nursyam (34) asal Kedungasem Surabaya dan Siti Alfiah (61) asal Ngunut Tulungagung.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Trenggalek, Brian Gautama mengatakan, dua SRU air berupaya melakukan penyisiran di sungai yang dimulai dari TKK (Tempat Kejadian Kecelakaan), yaitu di dekat dermaga penyeberangan Pema, Ngunut, kemudian dilanjutkan dengan menyusuri aliran sungai Brantas menempuh jarak sekitar dua kilometer.

Selama penyisiran sungai dilakukan, lanjut Brian, SRU air menggunakan peralatan fish finder milik Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya. Fish finder ini menggunakan teknologi sonar untuk membantu mendeteksi lokasi mobil dan tiga korban di dalam air.

Fish finder sempat mendeteksi ada benda di dalam sungai saat melintas di satu titik. Namun setelah dilakukan upaya penyelaman, benda yang terdeteksi tersebut bukan mobil Avanza yang sedang dicari. Saat melakukan penyelaman, tim terkendala kondisi arus sungai yang cukup deras.

Pada saat yang bersamaan, dua SRU darat melakukan upaya pencarian dengan melakukan pemantauan di sejumlah titik, seperti di jembatan, yang terdapat di sepanjang aliran sungai Brantas.

SRU darat juga menyebarluaskan informasi tentang kejadian kecelakaan ini ke warga sekitar. Harapannya, jika mereka melihat tanda-tanda keberadaan mobil Avanza ataupun ketiga korban yang sedang dicari, maka segera melaporkannya kepada petugas.

Selain tim operasi Pos SAR Trenggalek, beberapa pihak juga berpartisipasi dalam proses pencarian, diantaranya KORAMIL Ngunut, POLSEK Ngunut, BPBD Tulungagung, SAR MTA, RAPI, ORARI, BWS Mitra, Basarta, BP Pramuka Kwarcab Tulungagung dan warga sekitar.

Menurut informasi dari saksi mata, kecelakaan mobil Avanza ini terjadi pada Sabtu (26/1) sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, mobil dengan lima orang penumpang akan menuju ke Wonodadi, kabupaten Blitar, melalui penyeberangan Pema. Diduga mobil mengalami rem blong dan tercebur ke sungai Brantas.

Sebelumnya saat hendak menyeberang, isteri sopir turun terlebih dahulu. Sedangkan, sopir, Waridi (56) dan tiga orang penumpang lainnya masih berada di dalam mobil. Saat ter-cebur, Waridi berhasil keluar dari jendela mobil dan berenang ke tepi sungai hingga ditolong warga. Namun, tiga orang penumpang lain ikut tenggelam dan hilang terseret arus sungai.

Hingga berita ini dikabarkan, tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran untuk menemukan posisi mobil dan ketiga orang penumpangnya. (Lib)



Kategori Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : surabaya
27 January 12:14 WIB