Tim SAR Berhasil Temukan Suwito di Sungai Brantas


Blitar – Tim SAR gabungan berhasil menemukan Suwito (68) di sungai Brantas, kabupaten Blitar, pada Senin (22/7) sekitar pukul 09.00 WIB. Suwito ditemukan dalam kondisi meninggal di lokasi yang berada pada koordinat 8° 5’ 43.57” S 112° 0’ 12.52” E.

“Setelah dievakuasi dari lokasi penemuannya, selanjutnya jenazah Suwito dibawa tim SAR gabungan ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarganya,” ujar Eko Aprianto, Komandan tim operasi Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Trenggalek.

Sebelumnya, tim SAR gabungan telah melakukan upaya pencarian Suwito dengan mengerahkan dua SRU (Search and Rescue Unit) air untuk melakukan penyisiran di sungai Brantas dan SRU darat untuk melakukan pemantauan darat di beberapa titik di sepanjang bantaran sungai Brantas.

Penyisiran di sungai dilakukan dengan menggunakan perahu karet yang dilengkapi dengan mesin Mopel (Motor Tempel) berkekuatan 25 PK. Penyisiran dimulai dari lokasi tenggelamnya korban. Lokasi ini tepatnya berada pada koordinat 8° 6' 23.05" S 112° 2' 39.86" E.

Dalam penyisiran sungai ini, tim SAR gabungan beberapa kali melakukan manuver perahu karet di titik-titik yang dicurigai. Manuver perahu karet adalah gerakan perahu yang melaju secara zig-zag atau bisa juga dengan memutar, guna menciptakan gelombang air sungai yang besar.

"Manuver perahu ini dimaksudkan agar korban yang semula berada di dasar sungai dapat terangkat ke permukaan dengan adanya gelombang air ini," ujar Eko.

Selain melakukan penyisiran sungai, tim SAR gabungan juga menempatkan sejumlah personelnya di beberapa titik di darat yang dicurigai dilewati korban. Dalam pemantauan darat ini, tim SAR gabungan menyebarluaskan informasi tentang kejadian ini agar jika ada warga yang melihat keberadaan korban, maka dapat melaporkannya kepada petugas.

Selain tim operasi Pos SAR Trenggalek, upaya pencarian korban ini juga melihatkan potensi SAR gabungan, diantaranya dari Polres Blitar, Polsek Srengat, Koramil Srengat, BPBD kabupaten Blitar, TAGANA kabupaten Blitar , PMI, Relawan Sosial, ORARI, IEA Blitar dan Tulungagung, dan Basarta.

Menurut informasi yang diperoleh saksi mata (teman korban), sebelum dilaporkan tenggelam, Suwito dan temannya sedang mencari rumput di sekitar sungai Brantas, pada Minggu (21) sore. Disaat mencari rumput, Suwito pamit pada temannya untuk BAB di tepi sungai.

Setelah beberapa saat berlalu, Suwito tidak juga kembali. Temannya pun mencarinya, namun tidak menjumpainya. Teman Suwito menduga bahwa korban hanyut di sungai karena terpeleset dan jatuh ke sungai hingga terbawa arus. (Lib)



Kategori Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : surabaya
22 July 10:10 WIB