Tiga SRU Dikerahkan Untuk Mencari Winarko


Malang – Tim SAR gabungan kembali berupaya mencari Winarko (60), warga dusun Tawang, kecamatan Kalipare yang tenggelam di bendungan Sutami, kabupaten Malang, pada Rabu (14/11) pagi. Tiga SRU (Search and Rescue Unit) dikerahkan untuk melakukan penyisiran di sekitar Tempat Kejadian Kecelakaan (TKK).

Komandan tim operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya, Novix Heriyadi mengatakan, SRU pertama menyisir di sekitar tempat kejadian tenggelamnya korban dengan menggunakan perahu karet. Selain melakukan pemantauan permukaan, SRU pertama juga melakukan manuver perahu karet.

Manuver perahu karet merupakan gerakan laju perahu secara memutar atau zig-zag, tujuannya untuk menciptakan gelombang air, agar jenazah korban yang diduga berada di dasar bendungan dapat terangkat ke permukaan.

“Selain pencarian di permukaan air, tim SAR gabungan juga mengerahkan SRU kedua, yaitu satu tim penyelam Kantor SAR Surabaya untuk melakukan pencarian korban di bawah air,” ujar Novix. Novix menambahkan, upaya lain juga dilakukan tim SAR gabungan dengan menempatkan sejumlah personel untuk melakukan pengamatan di beberapa titik di area bendungan yang dicurigai akan munculnya tanda-tanda keberadaan korban.

Selain tim operasi Kantor SAR Surabaya, sejumlah organisasi Potensi SAR juga ikut terlibat dalam proses pencarian korban ini, diantaranya BPBD kabupaten Malang, Polsek dan Koramil Kalipare, MSR, PMI kabupaten Malang, Rescue 020, MSR, RAPI Malang, PPMR, SAR MTA Malang, JKJT, KRI, KNDJH, SAR Awangga dan dibantu warga yang bermukim di sekitar bendungan.

Sementara itu menurut informasi dari sejumlah sumber, kecelakaan yang menimpa Winarko ini berawal saat ia mencari ikan di bendungan Sutami. Diduga perahu yang dinaiki Winarko oleng saat menebar jala. Winarko pun terjatuh ke bendungan.

Hingga berita ini dikabarkan, tim SAR gabungan masih berupaya mencari keberadaan Winarko. (Lib)



Kategori Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : ratri dwiyani
15 November 14:05 WIB