Tiga SRU Dikerahkan Cari Korban KM Cahaya Bahari Jaya


Surabaya – Sebanyak tiga SRU (Search and Rescue Unit) dikerahkan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya untuk mencari delapan orang korban kecelakaan tenggelamnya KM Cahaya Bahari Jaya di sekitar perairan laut PLTU Paiton, kabupaten Probolinggo, pada Selasa (23/10).

SRU Pertama melakukan upaya pencarian di sekitar perairan laut PLTU Paiton dengan menggunakan satu unit perahu karet yang dilengkapi dengan mesin Mopel (Motor Tempel) yang berkekuatan 25 PK. Sedangkan, SRU kedua melakukan upaya pencarian di perairan laut kabupaten Pamekasan.

Dalam upaya pencarian ini, tim operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya menggunakan dua unit perahu karet, mesin Mopel 25 PK, serta peralatan SAR lainnya, seperti peralatan selam, jaket pelampung, ring buoy, peralatan navigasi dan medis.

Selain tim operasi Kantor SAR Surabaya, sejumlah potensi SAR berpartisipasi dalam pencarian ini, diantaranya Satpolair Probolinggo, BPBD Probolinggo, BPBD Pamekasan, TAGANA Pamekasan, Bakorkamla Pamekasan dan nelayan sekitar.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Surabaya, Al Amrad mengatakan, selain mengerahkan dua SRU untuk melakukan pencarian di perairan laut, Kantor SAR Surabaya bekerjasama dengan Puspenerbal melakukan pemantauan udara dengan pesawat CN 235.

Sementara itu menurut keterangan pemilik kapal, Matari (65), Ia kehilangan kontak dengan nahkoda KM Cahaya Bahari Jaya pada Sabtu (20/10) pukul 19.00 WIB dengan posisi terakhir kapal berada di perairan laut PLTU Paiton, kabupaten Probolinggo. (Lib)



Kategori Kecelakaan Pelayaran .
Pengunggah : surabaya
23 October 17:19 WIB