Simulasi Evakuasi Darurat di National Hospital Surabaya


Surabaya – Para pegawai National Hospital Surabaya melaksanakan latihan evakuasi darurat terhadap para korban dari ketinggian lantai tiga, pada Rabu (28/11) pagi. Disimulasikan para korban merupakan pasien dan keluarga yang terkena dampak gempa bumi.

Situasi proses evakuasi menjadi lebih mencekam karena adanya kebakaran di salah satu bagian gedung rumah sakit akibat konsleting listrik paska guncangan gempa bumi yang berkekuatan 5,4 SR.

Dalam simulasi ini, para pelaku terdiri dari perwakilan perawat, dokter dan pegawai National Hospital lainnya. Sementara itu, tim rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya bertindak sebagai pelatih dan juga safety officer.

"Pelatihan evakuasi korban dalam kondisi darurat ini bertujuan untuk melatih kesiapan dan kesigapan para pegawai National Hospital dalam menghadapi bencana gempa bumi yang bisa terjadi kapanpun," ujar Chrise, koordinator tim rescuer Kantor SAR Surabaya.

Sebelum simulasi evakuasi dimulai, para peserta mendapatkan pembekalan materi tentang tugas dan fungsi BASARNAS, apa itu gempa bumi dan apa yang dapat dilakukan untuk meminimalisir dampak gempa bumi.

Chrise menambahkan, tim rescuer Kantor SAR Surabaya memberikan pendampingan penuh selama simulasi berlangsung, mulai dari tahap pemasangan jalur evakuasi hingga penanganan medis terhadap korban, agar tidak terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan.

Para pegawai National Hospital tampak antusias mengikuti pelaksanaan simulasi ini. Meski memang pada awalnya ada perasaan takut saat akan melaksanakan evakuasi korban di ketinggian dengan tehnik descending, namun demikian semua tahapan evakuasi dilalui dengan baik.

Sejumlah peralatan SAR digunakan dalam simulasi ini, diantaranya peralatan vertical rescue (seperti tali kern mantel, full body harnest, safety helmet, carabiner dan figure of eight), tandu dan peralatan medis.

Dalam sesi evaluasi pelaksanaan simulasi evakuasi, ditekankan bahwa para pegawai dan pihak pengelola National Hospital harus siap jika suatu saat terjadi gempa, dengan rutin melakukan simulasi serta melengkapi gedung rumah sakit dengan tanda-tanda petunjuk evakuasi dan juga APAR. (Lib)



Kategori General Artikel , General Berita , Pelatihan .
Pengunggah : surabaya
28 November 14:10 WIB