Sephia Ditemukan Meninggal di Kawasan Pantai Watu Lepek


Malang – Sephia Virgin Pradila (20) akhirnya berhasil ditemukan tim SAR gabungan, pada Selasa (23/7) sekitar pukul 23.00 WIB. Sephia ditemukan dalam kondisi meninggal di lokasi yang berada pada koordinat 08° 24’ 10” S 112° 33’ 24“ E.

Komandan tim operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya, Satrio Nurridanto mengatakan, setelah berhasil dievakuasi dari lokasi penemuannya, selanjutnya jenazah Sephia diserahterimakan kepada pihak keluarga.

Sebelumnya, tim SAR gabungan telah berupaya melakukan penyisiran di kawasan pantai Watu Lepek untuk menemukan keberadaan Sephia. Penyisiran baru bisa dilakukan melalui jalur darat, sebab kondisi cuaca di laut selatan Jawa sedang tidak bersahabat.

Berdasarkan data yang diperoleh dari BMKG, kondisi cuaca di kawasan laut selatan Jawa Timur, seperti di wilayah pesisir pantai Malang, memang terpantau cerah. Namun, kecepatan tiupan angin laut berkisar diantara 10 sampai 30 knots, serta tinggi gelombang laut yang berkisar antara 2 sampai 4 meter.

“Oleh karena penyisiran laut belum memungkinkan untuk dilakukan, maka tim SAR gabungan mengerahkan lima SRU darat untuk melakukan penyisiran di kawasan pantai Watu Lepek,” ujar Satrio.

SRU darat pertama melakukan penyisiran sejauh satu kilometer, dari pesisir pantai Watu Lepek ke arah timur hingga sampai ke daerah Kajaran. SRU darat kedua melakukan penyisiran dari Kajaran ke arah timur hingga sampai ke daerah Kangen, jarak penyisirannya sejauh 1,5 kilometer.

SRU darat ketiga melakukan penyisiran sejauh 2,5 km dari pantai Watu Lepek ke arah barat hingga sampai ke daerah Pawonan. SRU darat keempat melakukan penyisiran dari Pawonan ke arah barat hingga ke daerah Taman Ayu dengan jarak penyisiran sejauh empat kilometer.

Dan SRU darat kelima, melakukan upaya penyisiran dengan menempuh jarak sejauh empat kilometer, yang dimulai dari kawasan pantai Watu Lepek hingga sampai di daerah Bunjaran.

Upaya penyisiran ini melibatkan peran serta banyak pihak, diantaranya tim operasi Kantor SAR Surabaya, Pos TNI AL dan Polair Sendangbiru, PSR, PPMR, SAR Pakem, SAR Mahameru, PMI kabupaten Malang, SAR Penanggungan, Es Teh Anget, Satria Rescue, SAR MTA, SAR Trenggana, Gerpik, Nelayan Setempat dan organisasi potensi SAR lainnya.

Selama melakukan penyisiran darat ini, tim SAR gabungan menyebarluaskan informasi tentang kejadian ini kepada para warag dan nelayan di sekitar lokasi. Jika mereka melihat tanda-tanda keberadaan korban, maka diharapkan agar melaporkannya kepada petugas yang sedang melakukan pencarian.

Sementara itu menurut keterangan dari saksi mata, kejadian yang dialami Sephia ini berawal saat Ia bersama teman-temannya berwisata di kawasan pantai Watu Lepek, pada Minggu (21/7).

Sekitar pukul 17.15 WIB, saat mereka asyik berfoto di tepi pantai, tiba-tiba ombak besar datang menghantam mereka. Sephia yang pada saat itu tidak sempat menyelamatkan diri, akhirnya terjatuh ke pantai dan ikut terbawa ombak. (Lib)



Kategori Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : surabaya
24 July 0:05 WIB