Samidi Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal


Bojonegoro – Samidi Al-Edy Marwek (45) warga desa ledok Kulon, kecamatan Bojonegoro, yang tenggelam di Bengawan Solo, kabupaten Bojonegoro, ditemukan tim SAR gabungan pada Selasa (3/8) sekitar pukul 14.35 WIB, dalam kondisi meninggal. Jenazah korban ditemukan tim SAR gabungan sekitar tiga kilometer dari lokasi tenggelamnya korban. {READMORE}

Koordinator lapangan tim rescuer Kantor SAR Surabaya, Ainul Makhdin mengatakan, tim SAR gabungan yang terdiri dari tim rescuer Kantor SAR Surabaya, Koramil dan Polsek Bojonegoro, BPBD kabupaten Bojonegoro serta warga setempat, membagi para personelnya menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit) untuk melakukan upaya pencarian.

Selain dilakukan melalui jalur darat, lanjut Ainul, dengan menyusuri sepanjang tepi sungai, upaya pencarian korban juga dilakukan melalui jalur sungai dengan menggunakan perahu karet yang dilengkapi dengan mesin motor tempel. Tim melakukan manuver perahu karet agar jenazah korban yang diduga ada di dasar sungai dapat terangkap ke permukaan.

“Saat tim SAR gabungan melakukan pencarian, kondisi cuaca cukup cerah dan arus sungai relatif tenang,” ujar Ainul.

Jenazah korban ditemukan dalam kondisi mengapung di permukaan sungai, tepatnya di dusun Jantur, desa Mulyoagung, kecamatan Bojonegoro. Setelah berhasil dievakuasi dari sungai, jenazah korban dibawa menuju ke ruang perawatan jenazah RSUD Bojonegoro untuk dilakukan visum luar oleh petugas. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Menurut keterangan dari saksi mata di lokasi kejadian, Supriyono, musibah ini berawal saat korban berenang di sungai setelah pulang kerja. Diduga korban tidak bisa menyelamatkan diri saat batang pisang yang digunakannya untuk berenang terlepas dari pegangannya saat akan menepi. Korban pun akhirnya tenggelam dan terbawa aliran sungai. (Lib)



Kategori General Berita .
Pengunggah : author