Rescuer BASARNAS Surabaya Jadi Tim Penilai Lamong Fire and Rescue Challeng


Surabaya – Tim rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Surabaya men-jadi tim penilai dalam acara Lamong Fire and Rescue Challenge, pada Selasa (12/2) di area PT Terminal Teluk Lamong (TTL) Surabaya.

Perlombaan dalam bidang K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang diikuti sebanyak 85 orang peserta ini merupakan ajang untuk meningkatkan kompetensi dari para pegawai PT Terminal Teluk Lamong, khususnya kemampuan penyelamatan korban di ruang terbatas atau yang dikenal dengan istilah CSR (Confined Space Rescue).

Koordinator tim rescuer Kantor BASARNAS Surabaya, Farid Kurniadi mengatakan, 85 orang peserta tersebut dibagi menjadi 17 tim. Setiap tim terdiri dari satu orang kapten dan empat orang rescuer.

SBY FIRE RESC CHALLENGE 2.jpg

Setiap tim dituntut untuk bekerjasama dalam melakukan evakuasi korban tidak sadar dari dalam kontainer berukuran yang terbatas dan gelap. Mereka harus mampu menyelesaikan setiap tantangan dengan baik, dalam batas waktu 15 menit.

Tantangan pertama dimulai dengan penggunaan APD dengan baik dan benar. APD yang harus digunakan oleh setiap anggota tim, diantaranya helm, masker, safety googles, safety gloves, safety shoes).

Tantangan kedua, yaitu dua orang rescuer dengan memakai alat bantu pernafasan, yaitu SCBA (Self Contain Breahing Apparatus) melakukan evakuasi satu orang yang tidak sadarkan diri dari ruang terbatas dan gelap.

Dalam tantangan kedua ini, beberapa hal yang dinilai, yaitu tehnik pengoperasian SCBA, cara melakukan pemeriksaan dan pembersihan udara di ruang terbatas, serta cara melakukan evakuasi korban.

Tantangan ketiga, yaitu dua orang rescue harus memberikan pertolongan medis per-tama pada korban dengan melakukan pijat jantung atau yang dikenal dengan istilah CPR (Cardio Pulmonary Resuscitation) di staging area.

Dalam tantangan ketiga ini, sejumlah yang dinilai, yaitu Cara rescuer memindahkan korban dengan menggunakan tandu, Cara melakukan pemeriksaan korban, Cara melakukan CPR, Cara melakukan pembebasan nafas, serta cara rescuer memberikan bantuan nafas dengan menggunakan Bag Valve Mask.

Selain SCBA, APD dan BVM, beberapa peralatan SAR lain juga digunakan untuk mendukung kelancaran perlombaan ini, diantaranya Ventilator Blower, Gas Detector, Tandu, First Aid Bag, Tali, dan peralatan vertical rescue. (Lib)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : Febrilina
12 February 4:05 WIB