Pelatihan Tanggap Bencana Bagi Warga Rungkut Surabaya


Surabaya – Tim instruktur Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya memberikan pelatihan tentang kesiapan menghadapi bencana bagi warga RW 08 Rungkut Mapan Baru, pada Minggu (16/12), bertempat di hotel Ibis Jemursari Surabaya.

“Pelatihan kesiapan menghadapi bencana ini adalah salah satu upaya BASARNAS untuk membangun kesadaran warga terhadap potensi bencana yang ada di wilayah kota Surabaya,” kata Prasetya Budiarto, Kepala Kantor SAR Surabaya saat membuka Pelatihan.

Prasetya menambahkan, potensi bencana alam yang dimaksud adalah adanya sesar (patahan) Waru dan Surabaya, yang tidak diketahui seberapa besar kekuatan pastinya dan kapan waktu terjadinya.

Karenanya, pelatihan kesiapan menghadapi bencana ini sangat penting dilakukan secara berkelanjutan agar warga kota Surabaya siap dengan apa yang harus dilakukan apabila suatu saat terjadi bencana.

Selama sesi pertama pelatihan, tim instruktur menyampaikan beberapa materi tentang kebencanaan, yaitu Dasar-dasar Manajemen Bencana, Informasi Peringatan Dini Bencana, Persyaratan Konstruksi Rumah Tahan Gempa, serta Identifikasi Penanggulangan Potensi Likuifaksi (tanah menjadi cair).

Sementara itu dalam sesi kedua pelatihan, tim instruktur tidak hanya menyampaikan materi, namun juga mengajak para peserta untuk melakukan praktek kering Bagaimana cara melakukan evakuasi mandiri dan orang lain yang menjadi korban gempa.

Selain itu, para peserta juga diajari bagaimana cara membuat perencanaan simulasi tanggap darurat gempa, mulai dari persiapan bahan makanan darurat, perbekalan pakaian dan dokumen penting, hingga pemetaan jalur evakuasi saat ketika terjadi gempa.

Saat simulasi berlangsung, para peserta pelatihan tampak serius mempraktekkan cara berlindung dari potensi reruntuhan saat terjadi gempa. Mereka seolah berlindung di ruang-ruang kosong di samping kursi, tempat tidur atau lemari.

Mereka juga terlihat bersemangat mensimulasikan cara keluar dari ruangan secara tertib dan teratur dengan bantuan arahan beberapa orang koordinator, berkumpul di lokasi aman, melakukan pendataan jumlah warga, hingga upaya mengevakuasi terhadap warga yang terluka akibat gempa. (Lib)



Kategori General Artikel , Pelatihan .
Pengunggah : surabaya
16 December 20:15 WIB