Para Pegawai Kantor SAR Surabaya Disuntik ATS Tahap Kedua


Surabaya – Para pegawai Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya mendapatkan suntikan ATS (Anti Tetanus Serum) tahap kedua, pada Jum’at (20/9). Suntikan ATS yang kedua ini diberikan dengan jarak waktu satu bulan setelah suntikan ATS yang pertama diberikan.

Menurut informasi yang dikutip dari laman klinikvaksinasi.com tentang Vaksin Tetanus (20 Mei 2015), suntikan ATS yang kedua ini berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh para pegawai Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya hingga berada di atas garis proteksi minimal.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya, Prasetya Budiarto mengatakan, setelah mendapatkan suntikan ATS tahap kedua ini, antibodi yang terbentuk akan bertahan dalam tubuh minimal selama lima tahun.

Pemberian suntikan ATS ini sangat bermanfaat bagi para pegawai Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya, khususnya bagi para rescuer yang sering bertugas melaksana-kan operasi SAR agar tidak terjangkit bakteri tetanus (Clostridium Tetani).

Saat bertugas melaksanakan operasi SAR beresiko tinggi, para rescuer berpotensi mendapatkan luka, misalnya luka akibat tidak sengaja terjatuh, luka gores, luka bakar, luka tusuk (paku) dan sengatan / gigitan binatang. Luka inilah yang menjadi media bagi bakteri tetanus untuk masuk ke dalam tubuh.

Dikutip dari artikel di laman biofarma tentang Imunisasi DPT (22 Agustus 2014), bakteri yang masuk ke tubuh melalui luka ini akan berkembang biak dan membentuk racun yang berbahaya. Racun inilah yang kemudian merusak sel susunan saraf pusat tulang belakang yang menjadi dasar timbulnya gejala penyakit.

Jarak waktu enam bulan setelah suntikan ATS tahap kedua diberikan, para pegawai Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya akan mendapatkan suntikan ATS tahap ketiga. Suntikan ATS tahap ketiga ini bertujuan untuk semakin meningkatkan anti bodi jauh berada di atas garis proteksi minimal dan lebih lama, yaitu selama 10 tahun.

“Pemberian suntikan Anti Tetanus Serum ini terselenggara berkat kerjasama dengan DInas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Ini menjadi salah satu bentuk komitmen Kami selaku Pimpinan untuk memberi jaminan kesehatan bagi para pegawai Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya,” ujar Prasetya. (Lib)



Kategori Berita Kansar , General Artikel .
Pengunggah : surabaya
20 September 12:05 WIB