Murid Sekolah Lanika Bahagia Bisa Naiki Kendaraan SAR


Sidoarjo - Bisa melihat dan mencoba menaiki kendaraan SAR menjadi kebahagiaan tersendiri bagi murid-murid sekolah. Seperti kebahagiaan yang ditunjukkan oleh tujuh orang murid sekolah Lanika Surabaya saat diajak tim rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya menaiki kendaraan SAR jenis ATV, pada Rabu (13/2).

Salah seorang rescuer Kantor SAR Surabaya, Eliasna Tarigan mengatakan, kebahagiaan para murid sekolah Lanika tersebut juga ditunjukkan saat mendengarkan penyampaian pengetahuan tentang sejarah berdiri dan berkembangnya Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS).

Menurut salah seorang guru sekolah Lanika, kunjungan ke Kantor SAR Surabaya ini merupakan program pendidikan lapangan bagi para murid untuk mengenal salah satu jenis pekerjaan yang mulia sebagai penolong. Selain itu melalui kunjungan ini, wawasan para murid tentang kebencanaan pun bertambah.

Senada dengan hal tersebut, Eliasna pun menambahkan, pengetahuan mengenai bencana alam perlu dikenalkan kepada anak-anak usia dini, diantaranya kepada murid-murid PAUD dan TK. Sangat penting bagi mereka untuk mengetahui langkah penyelamatan diri pada saat terjadi bencana, misalnya gempa bumi dan banjir.

Selain menerima penyampaian pengetahuan kebencanaan dan mencoba kendaraan SAR, ketujuh orang murid sekolah Lanika pun sangat senang saat diajak tim rescuer berkeliling melihat sarana prasarana Kantor SAR Surabaya, seperti RIB (Rigit Inflatable Boat), Perahu Karet, Rescue Truck, Rescue Car dan Communication Mobile Car.

Bahkan karena begitu senangnya, mereka pun tidak segan bertanya kepada tim rescuer saat menjelaskan beberapa peralatan SAR yang terdapat di dalam rescue truck. Dengan bahasa yang dimengerti dan senyuman, tim rescuer pun menjawab setiap pertanyaan yang mereka ajukan.

Tim rescuer Kantor SAR Surabaya sangat senang menerima kunjungan belajar dari murid sekolah Lanika ini. "Kami berharap wawasan mereka bertambah dan kelak di suatu hari nanti mereka bisa berbuat baik kepada sesama yang membutuhkan bantuan, minimal keluarga dan teman mereka," ujar Eliasna. (Lib)



Kategori Berita Kansar , General Artikel .
Pengunggah : surabaya
13 February 12:15 WIB